Pewarta : Awing
Kab.Jeneponto – Jalan menuju UPT SMAN 11 dan UPT SMAN 3 Jeneponto, yang berlokasi di Kec.Arungkeke, kondisinya rusak parah, akibatnya, siswa – siswi kerap terlambat masuk sekolah, hal ini tentu menjadi salah satu hambatan bagi kemajuan pendidikan dan kedisiplinan mereka dalam menghargai waktu.
Kondisi tersebut akan lebih parah ketika hujan turun, selain berlobang disana – sini, jalananpun menjadi licin, sehingga rawan terjadinya kecelakaan.
“Jika musim hujan kondisi jalan jadi sangat rusak bahkan nyaris tidak bisa dilewati, karena selain berlubang, badan jalan pun jadi licin,” ucap Kepala UPT SMAN 11 Jeneponto, Rudianto, S.Pd saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (06/03/2024).
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Jeneponto maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan peduli terhadap kondisi tersebut sekaligus menindaklanjuti keluhan warganya.
“Pemkab.Jeneponti melalui Dinas PUPR diharapkan dapat memperhatikan jalan desa menuju sekolah kami yang sangat rusak,” ungkapnya.
Ungkapan serupa disampaikan Kepala UPT SMAN 3 Jeneponto, Sitti Suriani D, S.Pd., MM, menurutnya, jalan yang menuju sekolahnya, kurang lebih 1 km dari jalan poros provinsi sangat butuh perbaikan.
“Jalan yang dihiasi lubang kerap tergenang air, sehingga tampak seperti jalan yang mulus, maka pengguna kendaraan pun tidak ragu untuk menerabasnya, padahal ketika dilewati ban mobil lubangnya sangat dalam,” katanya, seraya berharap perhatian dari pemerintah terkait kondisi tersebut.













