Pewarta : Fitri
Kabupaten Garut – Ketua DPD Laskar Indonesia Kabupaten Garut, Dudi Supriyadi, menyoroti berbagai isu strategis yang harus menjadi prioritas pembangunan bagi bupati dan wakil bupati baru hasil Pilkada 2024.
Dudi menekankan pentingnya menghadapi isu-isu ini dengan serius agar Garut dapat berkembang lebih baik di masa mendatang.
“Kami berharap Kabupaten Garut ke depan bisa lebih baik. Siapapun yang nantinya maju di Pilkada 2024, bersainglah secara sehat, aman, dan nyaman dengan menawarkan ide dan gagasan yang terukur kepada masyarakat pemilih,” ujar Dudi Supriyadi.
Menurutnya, para calon harus mampu menawarkan strategi penyelesaian yang jelas terkait isu-isu pembangunan dalam program kampanye mereka.
DPD Laskar Indonesia telah mengevaluasi dan menginventarisasi sejumlah isu permasalahan pembangunan di Garut yang harus menjadi fokus utama. Berikut adalah isu-isu strategis tersebut:
Tingginya angka kemiskinan dan pengangguran : Angka kemiskinan dan pengangguran yang tinggi menjadi tantangan utama yang perlu segera diatasi.
Belum optimalnya pelayanan dasar : Pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perlindungan masyarakat, dan sosial masih memerlukan peningkatan.
Ketidakmerataan pembangunan antar wilayah: Peningkatan kualitas dan pembangunan infrastruktur harus dilakukan secara merata di seluruh wilayah Garut.
Persiapan Daerah Otonomi Baru (DOB) Garut Utara dan Garut Selatan: Pembentukan DOB perlu dipersiapkan dengan matang untuk mendukung perkembangan daerah.
Investasi dan peningkatan pendapatan asli daerah: Meningkatkan investasi dan pendapatan asli daerah menjadi kunci untuk kemajuan ekonomi.
Peningkatan kualitas lingkungan hidup dan mitigasi risiko bencana: Lingkungan hidup harus dijaga dan mitigasi risiko bencana harus diperkuat.
Belum optimalnya reformasi birokrasi: Peningkatan pelayanan publik dan kinerja aparatur masih memerlukan perbaikan.
Pendahnya daya beli masyarakat : Upaya meningkatkan daya beli masyarakat harus menjadi perhatian utama.
Pengendalian pemanfaatan ruang dan alih fungsi lahan : Pengendalian pemanfaatan ruang dan alih fungsi lahan harus dilakukan dengan tegas.
Keamanan dan ketertiban : Stabilitas keamanan dan ketertiban harus dijaga dengan baik.
Optimalisasi PKL dan pasar tradisional : Pengawasan dan pengendalian pasar modern serta optimalisasi pedagang kaki lima (PKL) dan pasar tradisional perlu diperhatikan.
Dudi Supriyadi juga menekankan pentingnya calon bupati dan wakil bupati untuk menawarkan ide dan gagasan yang konstruktif, bukan menggunakan money politics.
“Kami berharap pada semua bakal calon menjual ide dan gagasan, bukan membeli rakyat dengan money politics,” tegasnya.
Dudi menambahkan bahwa strategi dan kebijakan yang dituangkan dalam RPJMD 2024-2029 harus mampu mengatasi permasalahan yang ada.
“Dengan ide dan gagasan, lawan money politics untuk memilih bupati dan wakil bupati yang cerdas demi berkelanjutan pembangunan,” tutup Dudi.
Harapannya, dengan pemimpin baru yang terpilih melalui proses demokratis dan sehat, Garut dapat menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada untuk mencapai kemajuan yang lebih baik.













