Pewarta : Lipsus
Koran SINAR PAGI, Kab. Bandung,- Terpantau Tim Liputan Khusus Koran SINAR PAGI (06/09/2024) Solihin, Ketua RT 02 dan warga masyarakat Kp. Cibaga, Desa Cikoneng, Kec Pasirjambu, mengeluh pasalnya, jurang sedalam 15 telah menelan korban jiwa (pengendara roda dua) “Ya benar pak, jalan menyempit dampak banjir bandang tahun 2010, sehingga jalan terkikis air sungai, bahkan sering terjadi kecelakaan sepeda motor dan pengemudi meninggal dunia,” ungkap Solihin mengawali wawancara dengan Tim Lipsus KSP (06/09/2024) “Sudah dua orang pengemudi motor meninggal dunia, terperosok kedalam lubang tersebut, tambah warga yang hadir saat wawancara.

Ket. Photo : Solihin Ket. RT 02, Kp. Cibaga, Desa Cikoneng, Kec. Pasirjambu, Kab. Bandung
Menurut keterangan warga, sering terjadi kecelakaan disini karena jalan menyempit, dampak banjir bandang sehingga badan jalan terkikis air sungai, kejadian pertama banjir bandang sekitar tahun 2010 dan tahun 2019, “kami dan warga berupaya dengan cara memagar jurang tersebut menggunakan bambu untuk antisipasi kecelakaan berikutnya, karena pagar dari bambu usianya tidak terlalu lama akhirnya lapuk.
Masih menurut Solihin, “kami dan warga sekitar sering menyampaikan keluhan. tersebut kepada Dinas terkait namun sampai tahun 2024 keluhan tersebut belum di realisasi. sebaiknya dinas terkait cepat tanggap kami dan warga hawatir jurang tersebut lebih banyak menelan korban jiwa. kami mohon kepada kepala Dinas PUTR Kab. Bandung agar segera di bangun Tembok Penahan Tebing(TPT),” pungkas Solihin.
(06/09/2024) Lipsus KSP menyambangi kantor UPTD Kec. Ciwidey, namun menurut IT (60) Kepala UPTD dan staf sedang tugas lapangan.
