Pewarta: Dwi Arifin
(Kabupaten Bandung)-, Gerakan Pengentasan Buta Aksara Al-Qur’an melalui Lembaga Pembinaan Qiroatil Qur’an (LPQQ) Kecamatan Katapang melaksanakan verifikasi Pengurus dan Pengukuhan Kepengurusan di Kampung Babakan Sondari, RT.02/RW.07, Desa Pangauban, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung. Acara dihadiri pengurus DPC Katapang, DPD Kabupaten Bandung dan DPW Provinsi Jawa Barat pada Rabu 2 Oktober 2024.
Pembukaan acara diawali dengan pembacaan Al-Quran oleh Ustadz Hanan,
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْاٰنِ مَا هُوَ شِفَاۤءٌ وَّرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِيْنَۙ وَلَا يَزِيْدُ الظّٰلِمِيْنَ اِلَّا خَسَارًا
وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ
Pada kesempatan tersebut, Ketua Lembaga Pembinaan Qiroatil Qur’an (LPQQ) Kecamatan Katapang Ustadz Muhammad Dani Ramdani menyampaikan target pertemuan hari ini ialah terbentuknya pengurus hingga di tingkat desa-desa yang ada di Kecamatan Katapang.
“Setelah itu, kehadiran LPQQ tujuannya memfasilitasi kebutuhan para mualim saat mengajarkan Qur’an kepada masyarakat yang belum tersentuh Qur’an. Karena masih banyak orang-orang yang belum sempat belajar quran, tapi sudah mati duluan. Padahal Quran dapat menjadi syafaat di Akhirat”ucapnya

Lebih lanjut Ustadz Muda itu mengatakan nantinya LPQQ menjadi wadah untuk menyalurkan dana CSR (Corporate Social Responsibility) dalam Perusahaan atau uang umat yang dikelola lembaga zakat untuk pelaksanaan berbagai kegiatanya.
“Saya mohon dukungan dan bimbingan para guru-guru saya untuk kesuksesan LPQQnya. Semoga LPQQ di Kecamatan Katapang dapat menjadi percontohan di tingkat Jawa Barat”ungkapnya

Saat memberikan sambutan, Ketua DPD LPQQ Kabupaten Bandung, Ajengan Agus Hasbullah mengawali dengan menjelaskan makna dari Khairukum man ta’allamal Qur’aana wa ‘allamahu, Sebaik-baik orang di antara kamu adalah orang yang belajar Al Qur’an dan mengajarkannya.
Menurutnya melalui pengukuhan LPQQ di Katapang yang dilaksanakan pada bulan Rabi’ul Awal 1446 H, kedepannya dapat mengantarkan umat untuk cinta kepada Alloh Subhanahu wa Ta’ala melalui cinta kepada Al-Quran, lalu cinta juga kepada Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam yang menyebarkan Al Quran kepada umatnya.
Pada acara diskusi, Pengurus DPW LPQQ Jabar Ustadz Surya Nu Fatwa dan Ustdazah Lili Alfiah mengungkapkan sebelumnya ada 3500 mualim yang secara khusus mendapatkan pelatihan dari LPQQ di masjid Al Jabar untuk mengajarkan Al Quran, lalu diberi bekal buku panduan untuk mengajar di masyarakat. Kegiatan tersebut didukung pembiayaannya oleh Rumah Zakat.
Pengurus DPW LPQQ Jabar menyatakan organisasinya telah terdaftar di Kementrian Hukum dan HAM serta telah terjalin kerjasama dengan lembaga zakat untuk dukungan berbagai kegiatannya.
“Kehadiran LPQQ berbeda dengan lembaga pengajaran Al Qur’an yang sudah ada, khususnya pada target pengajaran fokus bagi mereka yang tidak bisa membaca qur’an yaitu di usia remaja atau lanjut usia”ucapnya
Ustadz Faqih Mualim KBMA (Kelompok Belajar Membaca Al-Qur’an) Desa Sukamukti menceritakan pengalamanya membimbing para pemula pembelajar Al-Qur’an yang berusia dewasa atau lanjut usia.
“Merekalah yang kadang belum tersentuh untuk mendapatkan pembelajaran Al Qura’an, tapi tidak tahu ke mana harus belajarnya atau malu saat ingin memulai belajar Qur’an. Maka dengan adanya LPQQ mereka dapat difasilitasi untuk secara bersama-sama mempelajarinya”katanya.

Utadz Asep tokoh agama dari kecamatan Katapang mengharapkan LPQQ di Kabupaten Bandung kedepannya harus terdaftar di Kesbangpol Kabupaten Bandung agar dapat bekerjasama dengan lembaga pemerintah dan organisasi yang sama-sama bergerak di bidang Al Quran. Serta lebih mudah mendapatkan bantuan atau dukungan dana untuk menggerakan atau melaksanakan program kerjanya
https://www.koransinarpagijuara.com/2024/09/07/hari-aksara-internasional-2024-tujuh-penulis-jurnalis-dari-jakarta-jabar-dan-jateng-rumuskan-bahan-bacaan-berkualitas/
















