Ket Photo : Kepala SMP PIB Kec Pasir jambu, Tita Patonah, S.Pd.
Pewarta Lipsus
Koran SINAR PAGI, Kab. Bandung,- Kepala SMP PIB kec.pasir Jambu undang media untuk konferensi pers di kantor SMP PIB Kec Pasirjambu, Kab. Bandung.
Hadir pada acara tersebut, Aang, Perlindungan perempuan dan anak(PPA), Ine PPA Kec.Pasirjambu, Lilis Satgas PPA Kec.Pasirjambu, pers pacira, kepala sekolah SMP PIB beserta guru.
Dalam acara tersebut Tita Patonah, S.Pd.I memberikan tanggapan tentang pemberitaan di media koran. Sinar pagi terbit tanggal 23 Januari 2025.
Kronologis awal terjadi pada bulan Oktober 2024, memang benar ada photo bugil di SMP PIB pasir jambu.namun HP dan photo sudah diamankan pihak guru, kejadian tersebut dilakukan di rumah orang tua Siswi bukan di sekolah.
Sedangkan untuk pengawasan siswa/i itu kan kewenangan orang tua bukan kewenangan kami,
Bahkan kejadian tersebut sudah dua kali terjadi, pertama waktu duduk di bangku SD n Cibodas 3 Kec Pasirambu pernah terjadi, bahkan pelakunya sesama jenis (wanita) tutur Kepala Sekolah SMP PIB singkat.
Selanjutnya, Aang PPA UPTD Kab Bandung menyampaikan untuk penanganan dan pendampingan anak itu kewenangan kami. silahkan korban datang ke kantor kami pada hari hari tanggal 5 Pebruari 2025.untuk penanganan kasus hukum, Laporkan ke unit PPA Polresta Bandung, jika membutuhkan pendampingan hukum kami dari PPA UPTD kab bandung silahkan hubungi kuasa hukum kami tutur Aang singkat.
Di hari yang sama Lipsus KSP menyambangi Kepala SDN Cibodas 3 di ruang kerjanya diterima, Kepala Sekolah dan sejumlah guru. Pada saat dikonfirmasi atas kejadian photo bugil di SMP PIB Kec. Pasirjambu dan pernah terjadi SDN Cibodas 3, Nanan salah seorang guru SDN Cibodas kls 6 membantah atas tuduhan Tita Patonah KS PIB. tu tidak benar, anak didik kami baik-baik?
Tidak ada yang berprilaku begitu, bahkan anak didik kami berprestasi.kenapa bawa-bawa sekolah kami?
Kalau kejadiannya sudah jadi anak didik SMP PIB kenapa kami yang di tuduh tutur Nanan geram.
Selanjutnya Lipsus KSP menggali informasi kebeberapa orang tua siswi bunga (korban), menurut keterangan salah satu orang tua siswi (korban).
Memang benar kejadian di bulan Oktober 2024, bunga (korban) ada ancaman dari seorang pelaku bernama LT (25), warga Kec.Pasirjambu, via wa agar korban ber photo bugil.setelah korban ber photo bugil di kediaman orang tuanya, selanjutnya photo bugil tersebut di kirim ke hp pelaku.
Korban mengirimkan photo bugil atas permintaan pelaku, setelah dikirim photo bugil tersebut pelaku mengancam agar bisa ketemu di waktu malam, jika tidak bertemu pelaku mengancam akan memviralkan photo tersebut tutur ibu korban singkat













