Pewarta: Frans Ganyang
Koran SINAR PAGI, Kab. Bogor,- Pengelolaan anggaran publikasi kinerja ditubuh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor akhir – akhir ini disoal.
Bagaimana tidak berdasarkan pengakuan dari salah satu staf mengatakan kepada www.koransinarpagijuara.com, jumlah media yang diakomodir pertahunnya kisaran enam puluh media massa yang berada dilingkup Pemkab Bogor.
Akan tetapi, meskipun sudah beberapa kali diajukan surat permohonan kerjasama sesuai prosedur”, nyatanya mereka hanya mengcover oknum dari media tertentu yang notabene sudah memiliki kedekatan khusus kepada pejabat bagian prolap. Adanya hal dimaksud patut kami sayangkan,
Artinya, terindikasi kuat ada unsur pengkondisian yang dilakukan “sub prolap” ditubuh DLH Kab. Bogor, hampir setiap tahunya demi kepentingan kelompok tertentu?
Sementara pihak DLH ketika kami konfirmasi tidak bisa memberikan data secara spesifik dan terkesan menutup – nutupi terkait siapa saja dan media masaa mana saja yang selalu mereka kondisikan sekaligus jadi prioritas guna menikmati anggaran APBD yang digelontorkan setia tahunnya, tindakan dimaksud selain tidak menunjukan sikaf transparan oleh pengelola juga sudah mengangkangi UU KIP.













