Pewarta: Dwi Arifin
(Koran SINAR PAGI)-, Amanah dalam bahasa Indonesia berarti kepercayaan, sesuatu yang dititipkan, atau tanggung jawab yang diberikan kepada seseorang. Secara lebih luas, amanah mencakup kewajiban untuk menjaga kepercayaan dan memenuhi tanggung jawab dengan sebaik-baiknya, baik dalam konteks agama maupun kehidupan sehari-hari.
H. Abdul Rouf, S.Pd.I, M.Pd, pria kelahiran Sukabumi, 03 Januari 1983. Di usianya yang masih muda saat ini aktif sebagai Ketua Yayasan Barokatul Walidain Al Mumtaz yang menaungi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Al Mumtaz. Serta Ketua Dewan Masjid Indonesia Kecamatan Soreang, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Al Fatih Rumah Dinas Bupati Bandung. Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Bandung, Sekertaris Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Kabupaten Bandung dan Jam’iyytul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama Kabupaten Bandung
H. Abdul Rouf S.Pd.I, M.Pd sebagai tokoh agama dan pembangunan bidang pendidikan di Kabupaten Bandung menjelaskan berbagai amanah yang dijalani tidak terlepas dari sikap patuh kepada nasihat orang tua, wasilah silahturahmi, serta bimbingan dan do’a para guru.
“Semua itu diimplementasikan atau mengawali berbagai langkahnya dengan kembali kepada Alloh. Seperti yang diungkapkan dalam Kitab Al-Hikam karya Ibnu Athaillah as-Sakandari tentang pentingnya kembali kepada Alloh pada saat awalnya hingga akhir” jelasnya saat interaktif bersama media cetak dan online di ruang tamu pesantrennya (11/8/2025)
Selain itu, motivasinya hanya berniat menjadi manusia yang bermanfaat bagi yang lainnya. Sesuai sabda Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam. “Khoirunnas Anfauhum Linnas” atau Sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak bermanfaat bagi orang lain. Maka dengan berbagai amanah itu diharapkan dapat memperluas manfaat kepada masyarakat.
Menurutnya amanah itu hanya diberikan kepada orang-orang pilihan, sesuai kemampuannya. Seperti filosofi piramid, ujungnya mengecil artinya hanya sedikit yang mampu atau berhasil meraih puncak dari proses perjuangannya. Dengan riyadhah melalui proses beramal yang tidak banyak diamalkan oleh orang lain, sebab hanya sedikit yang mampu menjalankannya.
https://www.koransinarpagijuara.com/2022/06/26/media-cetak-diprediksi-lebih-menyehatkan-akal-pikiran-dibandingkan-media-sosial/#google_vignette













