Pewarta : A Y Saputra.
Kabupaten Ciamis – Kekosongan kursi Wakil Bupati Ciamis yang telah berlangsung lama pasca meninggalnya, H. Yana Dian Putra yang menjadi pasangan H. Herdiat Sunarya pada Pilkada Ciamis 2024 lalu, memicu respons serius dari tokoh masyarakat kabupaten Ciamis. Salah satunya datang dari pimpinan Komunitas Doervoer 100% Ulin, Rusna Apriatna atau yang akrab disapa Unya, ketika ditemui saat jalan – jalan sore di sekitar Alun – Alun Ciamis, Selasa (03/02/2025).
Ia menyoroti pernyataan Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, yang mengaku sangat membutuhkan sosok pendamping (C2) dalam melayani 1 juta jiwa lebih penduduk Ciamis untuk mengejar target penurunan angka kemiskinan.
Menurutnya, alasan ketiadaan mekanisme pengisian jabatan sudah tidak relevan. Pasalnya, berdasarkan informasi yang ia himpun, aturan dari Kementerian Dalam Negeri sudah ada, tinggal dijalankan saja.
”Apalagi alasan ke masyarakat ? Mekanisme dari Kemendagri kan sudah ada,” tegas Unya.
Sebagai bentuk keseriusannya untuk menjadi kandidat, Wakil Bupati Ciamis, Unya menyatakan kesiapannya untuk mundur dari jabatannya di komunitas sosial tersebut demi mengabdi secara formal di pemerintahan.
”Kalau tidak ada yang mau mencalonkan, saya siap jadi Wakil Bupati Ciamis, saya akan pensiun dini. dengan sukarela akan mundur dari jabatan sebagai Gubernur (Doervoer). Jabatan itu akan saya simpan supaya ada Wakil Bupati pengganti almarhum Pak Yana,” ucapnya.
Meskipun Bupati Herdiat sebelumnya menyatakan bahwa bola keputusan berada ditangan partai politik pengusung, kesiapan Unya ini seolah menjadi tantangan bagi partai politik untuk segera bergerak.
Saat ini publik menanti apakah partai politik akan menangkap sinyal kesiapan dari unsur non-partai ? atau tetap membiarkan kursi Wabup kosong hingga akhir masa jabatan ?.













