Foto : Ilustrasi
Pewarta : Abd Haris
Tanjung Redeb, Berau Kaltim – Aktivitas Judi Kupon Putih di Kabupaten Berau diduga sudah tersebar dibeberapa titik sejak Tahun 2025 lalu, Menurut sumber yang bisa dipercaya, operasional judi kupon putih tidak hanya berpusat di lokasi lama seperti sekitar Jl. Karang Mulyo, Kelurahan Karang Ambun, dan Jalan Pangeran, tetapi juga telah menjalar ke Kecamatan Sambaliung, dan beberapa desa di kawasan pesisir.
Selain kian tersebar luas, modus operasional yang digunakan para pelaku juga semakin canggih, dimana pelaku hanya menggunakan aplikasi pesan instan dan media sosial untuk menarik peserta sekaligus melakukan transaksi secara daring, sehingga lebih sulit untuk dilacak.
“Sejak awal Tahun 2025, kita mencatat peningkatan sekitar 40% dari jumlah peserta dan titik operasional Judi Kupon Putih di seluruh Kabupaten Berau,” ujar sumber yang minylta identitasnya dirahasiakan.
Menurutnya, faktor pendorong utama adalah tergiur dengan keuntungan besar dan cepat tanpa harus bersusah payah bekerja.
Diungkapkan, bahwa sebagian pelaku telah membentuk jaringan yang terstruktur, dengan pembagian peran jelas antara Bandar Utama, Pengepul, dan Penjaring Peserta.

Beberapa lokasi yang digunakan sebagai markas operasional bahkan dilengkapi dengan sistem keamanan sederhana untuk mengantisipasi pantauan pihak berwenang.
Agar dampak sosial yang dirasakan masyarakat seperti terjadinya perpecahan keluarga akibat terlilit utang, maka pihak yang berwajib diminta untuk segera menggulung sindikat perjudian ini.
Bahkan, ada indikasi hubungan antara aktivitas Judi Kupon Putih dengan tindak kejahatan lain seperti pencurian dan pemerasan seperti yang terjadi di beberapa wilayah lain.
Mengenai upaya penanganan, sumber tersebut mengakui bahwa pihak kepolisian telah melakukan berbagai langkah, tetapi tantangan yang dihadapi cukup besar karena sifat operasional yang semakin tersembunyi dan dukungan tersirat dari sebagian kalangan.
“Perlu kerja sama yang lebih erat antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat untuk benar-benar memberantas masalah ini,” tegas sumber tersebut.
Hingga saat ini, Kepolisian Berau belum dapat memberikan komentar resmi terkait informasi ini, namun diminta akan lebih memperketat pengawasan di seluruh wilayah kabupaten Berau. Jika ditemukan hal dimaksud akan menindak secara tegas yang bersangkutan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.













