Politik & Pemerintahan

Pemkot Sukabumi Perluas Jejaring Global, Teken MoU Strategis dengan Tiga Negara

adminsigiku.com
×

Pemkot Sukabumi Perluas Jejaring Global, Teken MoU Strategis dengan Tiga Negara

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Arief

Kota Sukabumi – Kota Sukabumi menunjukkan langkah agresif menembus panggung internasional. Pemerintah Kota Sukabumi resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan perwakilan Kedutaan Besar Georgia, Rumania, dan Armenia dalam agenda The Diplomatic Forum yang digelar di Balai Kota Sukabumi, belum lama ini.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, sebagai pijakan awal pembentukan kerja sama Sister City yang diarahkan pada sektor strategis, mulai dari pendidikan, kesehatan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif.

Langkah ini dinilai sebagai manuver penting untuk membawa Sukabumi keluar dari pola pembangunan yang stagnan dan mulai membangun koneksi global yang konkret.

Pada sektor pendidikan, kerja sama difokuskan pada peluang beasiswa jenjang doktoral (S3), pertukaran pengetahuan, serta peningkatan kompetensi tenaga pendidik. Sementara di bidang kesehatan, kolaborasi diarahkan pada transfer teknologi medis modern, pelatihan tenaga kesehatan, dan penanganan isu kesehatan masyarakat berbasis pengalaman internasional.

Tak hanya itu, sektor pariwisata juga menjadi target utama. Pemkot berharap jaringan diplomatik ini mampu membuka akses promosi destinasi wisata Sukabumi ke pasar mancanegara, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan kunjungan wisatawan asing.

“Kerja sama ini menjadi langkah maju bagi Kota Sukabumi untuk bersaing dan berkolaborasi di tingkat global. Kami berharap sinergi dengan para duta besar dan negara sahabat lainnya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Sukabumi,” ujar Ayep Zaki.

Para Dubes Terkesan, Sukabumi Dinilai Kota Toleran dan Potensial

Forum diplomatik tersebut juga meninggalkan kesan positif bagi para tamu negara. Salah satunya datang dari Duta Besar Hungaria, Lila Karsay, yang memuji Kota Sukabumi sebagai kota yang nyaman, terbuka, dan menjunjung tinggi toleransi.

Ia juga mengapresiasi sambutan Pemerintah Kota Sukabumi selama rangkaian kegiatan berlangsung.

“Saya sangat senang dengan seluruh program yang dilaksanakan. Di sekolah saya bertemu anak-anak yang sangat cerdas dan mampu berbahasa Inggris. Saya juga mengunjungi rumah sakit daerah dan bertemu dokter yang pernah belajar di Hungaria. Itu menjadi kebanggaan besar bagi saya,” ungkapnya.

Kehadiran para duta besar dan lahirnya sejumlah kesepakatan internasional ini menjadi sinyal bahwa Sukabumi mulai diperhitungkan. Tantangan berikutnya bukan lagi seremoni, melainkan seberapa cepat seluruh MoU itu diwujudkan menjadi program nyata yang dirasakan masyarakat.