Olahraga

Dua Gol Dianulir, Drama Memuncak di Balik Comeback Persib Bandung atas Bhayangkara Presisi Lampung FC

adminsigiku.com
×

Dua Gol Dianulir, Drama Memuncak di Balik Comeback Persib Bandung atas Bhayangkara Presisi Lampung FC

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Red

Bandar Lampung – Kemenangan dramatis 4-2 Persib Bandung atas Bhayangkara Presisi Lampung FC tak hanya soal comeback luar biasa. Di balik skor meyakinkan itu, tersimpan tensi tinggi dan kontroversi yang nyaris mengubah jalannya laga.

Saat Persib sudah mengunci keunggulan 4-2 di menit akhir, Bhayangkara tak menyerah. Mereka menggempur habis-habisan lini belakang Maung Bandung, mencoba mengejar sisa harapan. Tekanan intens itu sempat berbuah gol melalui Dendi Sulistiawan, stadion bergemuruh, selebrasi meledak, namun euforia itu seketika runtuh.

Wasit menganulir gol setelah tinjauan VAR menunjukkan posisi Dendi berada dalam offside. Keputusan itu langsung memicu reaksi keras dari kubu Bhayangkara.

Belum reda, drama kembali terjadi. Satu gol lain yang dicetak Privat Mbarga juga dianulir dengan alasan serupa—offside. Dua momen krusial yang seharusnya membuka peluang comeback, justru lenyap dalam hitungan detik.

Protes pemain tak terhindarkan. Adu argumen dengan perangkat pertandingan membuat laga beberapa kali terhenti. Atmosfer di lapangan memanas, emosi meluap, dan tekanan meningkat drastis di menit-menit akhir.

Bagi Bhayangkara, ini pukulan telak. Dua peluang emas yang berujung gol tak diakui, sekaligus mematikan momentum yang sempat mereka bangun dengan susah payah.

Sebaliknya, Persib menunjukkan ketenangan dan mentalitas juara. Di tengah tekanan dan situasi panas, mereka tetap disiplin, menjaga ritme, dan menutup laga tanpa kehilangan fokus.

Peluit panjang akhirnya memastikan kemenangan 4-2 untuk Persib—comeback yang bukan hanya impresif, tetapi juga sarat drama dan kontroversi.

Hasil ini membawa Persib kembali ke puncak klasemen dengan 69 poin, sejajar dengan Borneo FC. Namun, dua gol yang dianulir dipastikan akan terus menjadi bahan perdebatan, terutama bagi kubu Bhayangkara yang merasa dirugikan.

Satu hal yang tak terbantahkan: laga ini bukan sekadar pertandingan biasa. Ini adalah duel penuh emosi, kontroversi, dan intensitas tinggi, salah satu yang paling panas musim ini.