Pewarta : Red
Kab. Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi mengusulkan pembangunan dua perlintasan tidak sebidang berupa flyover Telaga Asih dan underpass Lemahabang kepada pemerintah pusat guna mengurangi kemacetan dan meningkatkan keselamatan di jalur Kereta Api.
Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengatakan perlintasan sebidang di wilayah Kabupaten Bekasi, khususnya di Lemahabang, kerap menimbulkan antrean panjang saat jam sibuk.
Menurutnya, peningkatan frekuensi perjalanan Kereta Api membuat pembangunan flyover dan underpass semakin mendesak.
Pemkab Bekasi mengusulkan pembangunan flyover di ruas Jalan Telaga Asih, Wanasari antara Stasiun Cibitung dan Stasiun Metland Telaga Murni, serta underpass di Jalan KH Ma’mun Nawawi lintas Stasiun Cikarang – Stasiun Lemahabang.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Agus Budiono, menyebut kedua titik tersebut menjadi prioritas karena tingkat kemacetan yang tinggi setiap hari. Seluruh dokumen teknis, termasuk DED dan estimasi anggaran, juga telah disiapkan.
Pembangunan underpass Lemahabang diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp. 99 miliar, sedangkan flyover Telaga Asih sekitar Rp. 85 miliar.













