Pewarta : Anis
Kota Depok – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengunjungi Kantor Pusat PDAM Tirta Asasta Depok di Jalan Legong,untuk menggelar sosialisasi pencegahan korupsi dan penerapan sapu bersih pungutan liar (saber pungli) di lingkungan perusahaan daerah tersebut.
Kehadiran tim KPK sejak pagi hari sempat menyita perhatian. Sejumlah kendaraan dinas milik Pemerintah Kota Depok terlihat memasuki area kantor PDAM, diikuti beberapa pejabat Pemkot Depok yang turut menghadiri agenda tersebut.
Direktur Umum PDAM Tirta Asasta Depok, M Olik Abdul Holik, menegaskan bahwa kegiatan itu merupakan bagian dari penguatan budaya kerja yang bersih, profesional, dan berintegritas.“Ini kegiatan sosialisasi pencegahan korupsi,” ujarnya Rabu (13/5/2026).
Sosialisasi tersebut menghadirkan Kasatgas Koordinasi Supervisi KPK, Arif Nur Cahyo, bersama Analis Tindak Pidana KPK, Irawati. Kegiatan diikuti jajaran direksi, dewan komisaris, manajer, hingga perwakilan Pemerintah Kota Depok.
Dalam pemaparannya, KPK menyoroti pentingnya penguatan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG), transparansi pelayanan publik, serta pencegahan gratifikasi dan pungutan liar di lingkungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Peserta juga diberikan pemahaman mengenai identifikasi risiko korupsi, penguatan pengawasan internal, hingga pembangunan budaya integritas dalam pelayanan kepada masyarakat.
Sinergi antara KPK, Pemerintah Kota Depok, dan PDAM Tirta Asasta diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan air minum yang bersih dan akuntabel bagi warga Kota Depok.

