Pengerukan Kolam Retensi Pasirkaliki Dikebut, Upaya Kurangi Risiko Banjir

0

Pewarta : Wahyu

Kota Cimahi – Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) mempercepat pengerukan Kolam Retensi Pasirkaliki sebagai langkah strategis meningkatkan kapasitas tampung air dan menekan risiko banjir di sejumlah wilayah rawan genangan.

Pengerukan yang dimulai sejak 8 Juni 2026 itu mencakup area seluas sekitar 6.000 meter persegi dengan kedalaman rata-rata dua meter. Hingga pekan pertama pelaksanaan, sekitar 1.000 meter kubik sedimentasi telah berhasil diangkat dari dasar kolam.

Kepala DPKP Kota Cimahi, Amy Pringgo, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) untuk mengoptimalkan fungsi kolam retensi sebagai pengendali debit air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Cilember.

“Pengerukan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kolam retensi sehingga mampu menampung volume air lebih besar saat curah hujan tinggi,” ujar Amy, Rabu (17/6/2026).

Pelaksanaan pekerjaan didukung kerja sama dengan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Bandung yang menyediakan alat berat berupa mini excavator dan amphibious excavator.

Menurut Amy, manfaat pengerukan diharapkan dapat dirasakan masyarakat di wilayah Cigugur Tengah hingga kawasan hilir Kelurahan Melong yang selama ini kerap terdampak luapan air.

“Prioritasnya adalah meminimalisir potensi banjir dari RW 08 dan RW 17 Cigugur Tengah hingga RW 02 Kelurahan Melong,” katanya.

DPKP menargetkan seluruh pekerjaan rampung dalam tiga pekan ke depan sehingga fungsi kolam retensi dapat kembali optimal sebelum memasuki periode curah hujan tinggi.

Selain pengerukan, Pemkot Cimahi juga mendorong percepatan permanenisasi kolam retensi oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat sistem pengendalian banjir sekaligus memudahkan pemeliharaan infrastruktur di masa mendatang.

“Jika kolam retensi dipermanenkan, pengelolaannya akan lebih efektif dan pemeliharaannya menjadi lebih mudah,” pungkas Amy.