Pewarta : A Y Saputra
Kabupaten Ciamis – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Ciamis, Nanang Permana, meluncurkan inisiatif baru bernama “Karang Pamitran”.kegiatan tersebut digelar di Taman wisata Jinju Asian Park kecamatan Cisaga, Kamis (18/06/2026)
Langkah ini diambil sebagai solusi untuk menjawab berbagai keluhan yang sering muncul terkait pelaksanaan perlombaan, khususnya terkait pemahaman materi dan teknis pelaksanaan.
Hal tersebut disampaikan Nanang Permana yang juga merupakan tokoh senior Pramuka, mengingat pengalamannya sudah bergelut di kepengurusan Kwarcab Ciamis sejak tahun 1983 hingga kini.
“Saya aktif di pengurus sejak 1983, berarti sudah 43 tahun. Ini baru pertama kalinya periode ke-3 saya menjabat. Selama ini sering ada keluhan, kenapa mereka menang? Apa memang materinya sudah disampaikan dengan jelas atau belum?” ujar Nanang.
Menurutnya, seringkali peserta atau pendamping merasa keberatan karena tidak mengetahui secara detail teknis pelaksanaan dan bentuk materi lomba. Oleh karena itu, kehadiran Karang Pamitran sangat vital.
“Supaya hal itu tidak terjadi lagi, maka ada Karang Pamitran ini. Tujuannya adalah untuk menyampaikan secara jelas materi lomba apa saja yang akan diperlombakan kepada kakak-kakak pembina dan peserta,” tegasnya.
Lebih Lanjut Nanang mengatakan Juknis Sudah Ada, Namun Pemahaman Wujudnya Perlu Ditegaskan secara administrasi, seluruh aturan main sudah lengkap. Petunjuk Teknis (Juknis), Surat Keputusan, hingga Petunjuk Penyelenggaraan sudah dipegang oleh masing-masing kontingen.
“Saya berdiri di sini untuk menegaskan, juknis sudah dipegang, SK sudah ada, petunjuk penyelenggaraan juga sudah ada. Namun, apa yang tertulis di buku belum tentu sama dengan wujud pelaksanaannya di lapangan,” jelasnya.
Ia menambahkan, apa yang tertulis di buku bisa dihafal dan akan keluar jika tes hanya bersifat kognitif (pengetahuan). Namun dalam perlombaan Pramuka yang sesungguhnya, aspek lain juga sangat dinilai.
“Yang ada di buku bisa kakak Kakak hafal, kalau dilakukan tes yang sifatnya kognitif pasti bisa. Tapi ketika tes yang sifatnya keseluruhan, di mana aspek afektif (sikap) dan psikomotorik (keterampilan) juga terungkap, maka pemahaman mendalam tentang wujud kegiatan itu mutlak diperlukan,” tambahnya.
Dengan adanya Karang Pamitran, diharapkan seluruh peserta dapat mempersiapkan diri secara maksimal sesuai dengan standar yang ditetapkan, sehingga keluhan di masa lalu tidak terulang dan perlombaan dapat berjalan sportif serta berkualitas.

