Ragam

35 Kecamatan Kekeringan, Ratusan Warga Bogor Gelar Salat Istisqa

adminsigiku.com
×

35 Kecamatan Kekeringan, Ratusan Warga Bogor Gelar Salat Istisqa

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Red

Kabupaten Bogor — Kekeringan yang melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Bogor mendorong ratusan warga bersama unsur pemerintah dan masyarakat menggelar salat istisqa di Alun – alun Tegar Beriman, Jumat (18/9/2026).

Salat untuk memohon hujan tersebut digelar setelah 35 dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor dilaporkan terdampak kekeringan. Kondisi itu mencakup sekitar 200 desa dan kelurahan, dengan jumlah warga terdampak mencapai 335.807 jiwa.

Dari jumlah tersebut, sekitar 98.152 jiwa mengalami krisis air bersih.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan salat istisqa menjadi salah satu ikhtiar pemerintah bersama masyarakat menghadapi kemarau berkepanjangan.

“Para kiai, para ulama, para tokoh masyarakat, kelompok – kelompok masyarakat berkumpul bersama di Alun – alun Tegar Beriman. Kita melaksanakan salat istisqa, memohon hujan di tengah kemarau dengan intensitas yang cukup panjang,” ujar Rudy.

Salat tersebut diikuti berbagai unsur, mulai dari kepolisian, tokoh masyarakat, ulama hingga pelajar.

Hujan Buatan Belum Berhasil

Rudy mengatakan pemerintah sebelumnya telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi dampak kekeringan. Salah satunya melalui operasi modifikasi cuaca atau hujan buatan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Namun, upaya tersebut hingga kini belum memberikan hasil yang diharapkan.

“Ikhtiar sudah, bahkan dengan BNPB juga sudah mencoba untuk membuat hujan buatan. Ini cara terakhir manusia adalah kita berdoa memohon kepada Allah, mudah – mudahan diberikan hujan,” katanya.

Menurut Rudy, kondisi kekeringan di Kabupaten Bogor tidak hanya berdampak terhadap kebutuhan air masyarakat. Situasi tersebut juga berpotensi memengaruhi ketersediaan sumber air baku untuk kebutuhan air minum di wilayah Jakarta dan Bekasi.

Karena itu, pemerintah daerah terus melakukan penanganan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah terdampak, sembari berharap hujan segera turun.

Rudy menyebut salat istisqa menjadi bagian dari ikhtiar bersama di tengah kondisi kemarau panjang yang masih berlangsung.

“Ini ikhtiar kita bersama. Mudah – mudahan Allah SWT memberikan hujan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan menjaga sumber air bagi wilayah Bogor dan sekitarnya,” ujarnya.