Pewarta : Red
Kota Cimahi – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cimahi mencatat capaian kinerja yang positif sepanjang Tahun Anggaran 2025. Sejumlah indikator strategis berhasil mencapai bahkan melampaui target yang telah ditetapkan.
Kepala DP3AP2KB Kota Cimahi, dr. Fitriani Manan, M.M., menyampaikan bahwa partisipasi perempuan di Bidang Politik mencapai target 100 persen, sementara capaian Kota Layak Anak melampaui target dengan realisasi 83,9 persen atau setara 110 persen dari target.
Di Bidang Keluarga Berencana, angka penggunaan kontrasepsi (Contraceptive Prevalence Rate/CPR) mencapai 65,5 persen atau 96,3 persen dari target. Sementara partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan mencapai 100 persen dan nilai Reformasi Birokrasi melampaui target dengan capaian 101,8 persen.
Dari sisi anggaran, Program Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana terealisasi sebesar 94,69 persen, sedangkan Program Pemberdayaan Masyarakat mencapai 97,77 persen. Efisiensi anggaran tercatat sekitar Rp. 276,8 juta yang berasal dari optimalisasi pelaksanaan 5 (lima) program, 10 kegiatan, dan 39 subkegiatan.
Memasuki 2026, DP3AP2KB tetap memprioritaskan program strategis meski harus menyesuaikan dengan kebijakan efisiensi anggaran akibat berkurangnya transfer dana dari pemerintah pusat.
Prioritas program meliputi percepatan penurunan stunting, peningkatan peserta kontrasepsi jangka panjang sebanyak 971 akseptor, penguatan operasional kader KB dan PKK, pelayanan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) beserta rumah aman, serta optimalisasi media sosial sebagai sarana edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.













