117 Bangunan Liar di Jalur Puncak Cianjur Ditertibkan, Pemprov Jabar Salurkan Kompensasi Rp. 5 Juta

0
21

Pewarta : Red

Kabupaten Cianjur – Pemerintah Kabupaten Cianjur bersama tim gabungan kembali melanjutkan penertiban bangunan liar (bangli) di kawasan Puncak. Pada tahap ketiga yang digelar Minggu (5/7/2026), sebanyak 117 bangunan liar di sepanjang Jalur Cimacan hingga Tugu Tauco dibongkar sebagai bagian dari penataan kawasan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur, Djoko Purnomo, mengatakan penertiban tersebut merupakan kelanjutan dari 2 (dua) tahap sebelumnya, yakni di kawasan Lembah Permata Hijau serta jalur Cikundul hingga Segar Alam.

“Untuk tahap ketiga ini, penertiban dilakukan dari Cimacan sampai Tugu Tauco yang melintasi Kecamatan Cipanas, Pacet, Cugenang, dan Cianjur,” ujar Djoko.

Meski bangunan yang dibongkar berstatus ilegal, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan kompensasi kepada para pemilik bangunan yang terdampak. Berdasarkan data yang telah diverifikasi, setiap pemilik menerima bantuan sebesar Rp. 5 juta, mengingat sebagian besar bangunan merupakan bangunan semi permanen.

“Sebanyak 117 bangunan yang ditertibkan hari ini mendapatkan kompensasi dari Bapak Gubernur sebesar Rp. 5 juta per bangunan,” jelasnya.

Operasi penertiban melibatkan sekitar 300 personel gabungan yang terdiri atas Satpol PP, Damkar, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Cianjur, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Dinas Perkim, unsur kecamatan, hingga PLN.

Menurut Djoko, proses pembongkaran berlangsung relatif kondusif. Sebagian besar pemilik bangunan telah mematuhi kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya, meski masih ada sejumlah pedagang yang meminta penundaan pembongkaran agar dapat berjualan hingga akhir pekan.

“Hampir 80 persen berjalan aman. Sebagian kecil warga hanya meminta pembongkaran ditunda karena berharap masih bisa berdagang pada hari Minggu. Namun, kami tetap berpegang pada kesepakatan bahwa 4 Juli menjadi batas akhir pengosongan dan 5 Juli dilakukan pembongkaran,” tegasnya.

Pemerintah menargetkan seluruh proses sterilisasi jalur Cimacan – Tugu Tauco rampung pada hari yang sama. Sementara itu, kemungkinan penertiban lanjutan akan disesuaikan dengan arahan dan kebijakan pemerintah ke depan sebagai bagian dari upaya penataan kawasan Puncak agar lebih tertib, aman, dan sesuai dengan peruntukan ruang.