Pewarta : Arief
Kota Sukabumi – Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa kembali terjadi di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah motornya menghantam bagian belakang truk Colt Diesel yang tengah berhenti di bahu Jalan Raya Jalur Lingkar Selatan, tepatnya di dekat Rumah Khitan Galaxy, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Jum’at (10/7/2026).
Korban diketahui berinisial JA (55), seorang pekerja swasta, yang mengendarai sepeda motor Honda Beat, Nomor Polisi F 64XX XY. Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban melaju dari arah Jalur Cibolang menuju Jalur Pelabuhan II.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota, Ipda Indra Lesmana, mengatakan kecelakaan diduga dipicu oleh kurangnya konsentrasi pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi.
“Pada saat mengendarai kendaraannya diduga kurang hati – hati, kurang konsentrasi, dan melaju dengan kecepatan tinggi,” ujar Indra, Jumat (10/7/2026).
Setibanya di lokasi kejadian, korban diduga kehilangan keseimbangan hingga sepeda motor yang dikendarainya oleng ke sisi kiri jalan.
“Sesampainya di tempat kejadian diduga hilang keseimbangan sehingga oleng ke sebelah kiri jalan,” jelasnya.
Pada saat bersamaan, sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi F 81XX XE yang dikemudikan FR (33) sedang berhenti di bahu jalan. Motor yang sudah tidak terkendali itu kemudian menghantam keras bagian belakang samping kanan truk.
Benturan keras menyebabkan sepeda motor mengalami kerusakan berat, sementara korban mengalami luka serius. Warga bersama petugas yang berada di lokasi segera mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi, namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.
“Pengendara sepeda motor meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi,” kata Indra.
Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk mendalami seluruh faktor yang melatarbelakangi insiden tersebut.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya menjaga konsentrasi, mematuhi batas kecepatan, serta meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama di ruas jalan yang terdapat kendaraan berhenti di bahu jalan.

