Tutup Taun Cireundeu Tegaskan Komitmen Pelestarian Budaya Sunda di Cimahi

0
22

Pewarta : Wahyu

Kota Cimahi – Perayaan adat Tutup Taun 1959 dan Ngemban Taun 1 Sura 1960 di Kampung Adat Cireundeu, Kota Cimahi, menjadi simbol pelestarian budaya dan kearifan lokal Sunda. Tradisi yang berlangsung pada 9 – 11 Juli 2026 itu diikuti masyarakat adat dan tokoh budaya dari berbagai daerah serta mendapat dukungan Kementerian Kebudayaan RI.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kota Cimahi, Dani Bastian, mengatakan Pemkot Cimahi berkomitmen menjaga dan mengembangkan Kampung Adat Cireundeu sebagai pusat edukasi budaya sekaligus ketahanan pangan berbasis kearifan lokal.

Menurutnya, rasi atau beras singkong yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) menjadi salah satu kekuatan utama Cireundeu. Saat ini Kota Cimahi memiliki tiga WBTB dan 12 Cagar Budaya yang terus dilestarikan.

Pemkot Cimahi juga menargetkan Kampung Adat Cireundeu menjadi kawasan percontohan kampung sosial berbasis ketahanan pangan yang dipadukan dengan pariwisata edukatif. Selain menjadi destinasi budaya, kawasan ini kini juga banyak dikunjungi akademisi untuk mempelajari keberhasilan masyarakat adat dalam menjaga tradisi, ketahanan pangan, dan keberlanjutan hidup di tengah modernisasi.