Kota Bogor Dukung Program BEREHAN, ASN Menabung Kurban Sekaligus Perkuat Ekonomi Peternak Lokal

0
4

Pewarta : Red

Kota Bogor – Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memperluas implementasi Program Tabungan Kurban bagi Aparatur Sipil Negara (BEREHAN) ke seluruh kabupaten dan kota. Kali ini, sosialisasi program digelar di Ruang Rapat Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Kamis (16/7/2026), dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Bogor.

Dukungan tersebut disampaikan langsung Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, di hadapan Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat Budi Kurnia, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat, Bank BJB, Peternak Muda Jawa Barat, serta jajaran perangkat daerah dan pemangku kepentingan lainnya.

Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Barat, Budi Kurnia, menjelaskan bahwa Program BEREHAN merupakan inovasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dirancang untuk memudahkan ASN mempersiapkan ibadah kurban melalui sistem tabungan yang terencana.

Namun lebih dari itu, program tersebut juga diharapkan menjadi instrumen penggerak ekonomi daerah dengan meningkatkan permintaan hewan kurban dari peternak lokal.

“Melalui Program BEREHAN, ASN dapat mempersiapkan ibadah kurban secara lebih terencana, sementara peternak memperoleh kepastian pasar sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat sektor peternakan di Jawa Barat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengapresiasi kepercayaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang menjadikan Kota Bogor sebagai salah satu lokasi sosialisasi Program BEREHAN.

Menurutnya, program ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara pemerintah, lembaga jasa keuangan, dan para peternak dalam menghadirkan manfaat ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Jenal menegaskan Pemerintah Kota Bogor berkomitmen mendukung keberlanjutan Program BEREHAN melalui penguatan koordinasi dan sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, OJK, Bank BJB, serta seluruh pemangku kepentingan.

Ia menilai keberhasilan program tidak hanya diukur dari meningkatnya jumlah ASN yang mengikuti tabungan kurban, tetapi juga dari dampaknya terhadap kesejahteraan peternak lokal, penguatan rantai pasok hewan kurban, serta pertumbuhan ekonomi berbasis potensi daerah.

“Komitmen ini menjadi bagian dari sinergi antarpemerintah untuk menghadirkan program yang berkelanjutan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan pemaparan mengenai kebijakan dan mekanisme pelaksanaan Program BEREHAN, sistem pembayaran melalui Bank BJB, serta kesiapan Peternak Muda Jawa Barat dalam menyediakan hewan kurban yang memenuhi standar kualitas.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dari peserta sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan implementasi program di masing-masing daerah.

Program BEREHAN merupakan salah satu strategi Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mempermudah ASN melaksanakan ibadah kurban secara terencana, sekaligus memperkuat pemberdayaan peternak lokal. Melalui sistem tabungan yang terstruktur, program ini diharapkan mampu menciptakan kepastian pasar bagi peternak, memperpendek rantai distribusi pengadaan hewan kurban, meningkatkan pendapatan peternak, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Dengan dukungan Pemerintah Kota Bogor, OJK, Bank BJB, dan Peternak Muda Jawa Barat, Program BEREHAN diharapkan terus berkembang menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang tidak hanya memfasilitasi ASN dalam berkurban, tetapi juga memperkuat ekosistem peternakan dan ekonomi kerakyatan di Jawa Barat.