Pewarta : Arief
Kota Sukabumi – Museum Prabu Siliwangi terus mengintensifkan upaya pelestarian budaya lokal dengan mengenalkan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Kota Sukabumi kepada para pelajar. Kegiatan sosialisasi tersebut digelar di SMP Negeri 9 Kota Sukabumi pada Selasa {28/7/2026).
Perwakilan Museum Prabu Siliwangi, Irwan, mengatakan sosialisasi di SMPN 9 merupakan kegiatan ke – 25 dari target 35 sekolah yang akan dikunjungi.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diperkenalkan 6 (enam) Warisan Budaya Tak Benda yang telah dimiliki Kota Sukabumi, di antaranya permainan tradisional Bola Leungeun Seuneu dan Pencak Silat Golok Kala Petok.
Menurut Irwan, program tersebut bertujuan menanamkan pemahaman dan kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya daerah sejak dini.
“Tujuan utama kami adalah mengenalkan WBTB Kota Sukabumi kepada generasi muda. Ke depan, sosialisasi ini juga akan diperluas kepada masyarakat umum. Selain melestarikan budaya, kami berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, seperti berkembangnya para perajin Golok Kala Petok,” ujarnya.
Kepala SMP Negeri 9 Kota Sukabumi, Filah Saiful, mengapresiasi inisiatif Museum Prabu Siliwangi yang dinilai memberikan wawasan baru kepada para siswa mengenai kekayaan budaya daerah.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak pelajar yang memahami, mencintai, dan turut melestarikan Warisan Budaya Tak Benda yang dimiliki Kota Sukabumi.

