Buntut Keracunan Siswa SD, BGN Hentikan Operasional SPPG Cibadak 02 di Sukabumi

0

Pewarta : Fadhel

Kabupaten Sukabumi – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cibadak 02, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyusul dugaan keracunan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyebabkan puluhan siswa mengalami gangguan kesehatan.

Penghentian operasional berlaku mulai Jum’at (31/7/2026) hingga batas waktu yang belum ditentukan. Keputusan tersebut diambil setelah BGN melakukan evaluasi terhadap insiden yang menimpa para penerima manfaat program.

Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Kabupaten Sukabumi, Firman Juliansyah, mengatakan SPPG Cibadak 02 baru dapat kembali beroperasi setelah memenuhi sejumlah rekomendasi perbaikan dari BGN.

“SPPG Cibadak 02 per hari ini dihentikan operasional sementara. Ada beberapa rekomendasi yang harus dipenuhi sebelum dapat beroperasi kembali, di antaranya evaluasi terkait standar laik higiene sanitasi (SLHS),” ujar Firman, Jumat (31/7/2026).

Insiden tersebut bermula pada Selasa (28/7/2026) ketika sejumlah siswa mengeluhkan sakit perut, mual, dan pusing setelah mengonsumsi menu MBG yang diproduksi SPPG Cibadak 02. Pada hari pertama, tercatat 17 siswa mengalami keluhan.

Sehari kemudian, jumlah korban bertambah menjadi 40 siswa. Hingga Kamis (30/7/2026), enam siswa dilaporkan belum sepenuhnya pulih, sementara satu siswa masih menjalani perawatan di RSUD Sekarwangi Cibadak.

Pasca kejadian, tim mengambil sampel makanan untuk dilakukan uji laboratorium. Dugaan awal mengarah pada susu yang diduga telah kedaluwarsa, namun penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Kasus ini menjadi perhatian serius karena menyangkut keamanan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. BGN menegaskan operasional SPPG Cibadak 02 tetap disuspensi hingga seluruh rekomendasi dipenuhi dan hasil evaluasi menyatakan dapur tersebut layak kembali beroperasi.