Pewarta : Arief
Kabupaten Cianjur – Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Cianjur menggelar puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke – 79 di Amphitheater Alun – Alun Kabupaten Cianjur, Minggu (30/8/2026).
Peringatan tersebut menjadi momentum penting bagi kepengurusan baru Dekopinda Cianjur periode 2025 – 2030 yang dilantik pada Maret 2026. Kegiatan ini sekaligus menandai kembali digelarnya peringatan Harkopnas di tingkat Kabupaten Cianjur setelah vakum selama dua tahun.
Puncak Harkopnas dihadiri Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian, jajaran Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian, serta sejumlah tokoh gerakan koperasi.
Hadir pula Ketua Majelis Pakar Dekopinda Cianjur sekaligus Ketua Bidang Organisasi dan Kelembagaan Dekopinwil Jawa Barat, Drs. Hugo Siswaya, M.M., bersama jajaran penasihat Dekopinda Cianjur.
Kehadiran unsur pemerintah dan tokoh koperasi tersebut memperkuat komitmen bersama untuk membangun gerakan koperasi yang lebih profesional, mandiri, dan memiliki daya saing.
Berbagai agenda digelar dalam peringatan tersebut, mulai dari jalan santai gerakan koperasi yang diikuti 490 peserta dari 49 koperasi anggota Dekopinda Cianjur hingga pemberian penghargaan kepada tiga tokoh penggerak koperasi dan tiga koperasi berprestasi tingkat Kabupaten Cianjur.
Ketua Dekopinda Kabupaten Cianjur, Herlan Firmansyah, menegaskan peringatan Harkopnas bukan sekadar agenda seremonial, melainkan penegasan komitmen Dekopinda untuk memberikan manfaat nyata bagi perkembangan koperasi di daerah.
“Harkopnas ke – 79 ini menjadi bukti bahwa Dekopinda hadir memberikan manfaat. Setelah dua tahun tidak ada peringatan, kini kita kembali dengan semangat baru untuk memperkuat gerakan koperasi di Cianjur,” ujar Herlan.
Menurutnya, kepengurusan Dekopinda Cianjur periode 2025 – 2030 akan memfokuskan program kerja pada tiga peran utama yang dirangkum dalam konsep EFA, yakni Edukasi, Fasilitasi, dan Advokasi.
“Kami fokus pada edukasi melalui pelatihan dan pendampingan, fasilitasi dengan mempertemukan koperasi dengan dunia usaha dan perbankan, serta advokasi untuk membantu koperasi menghadapi persoalan hukum maupun regulasi,” jelasnya.
Melalui konsep tersebut, Dekopinda diharapkan tidak hanya menjadi organisasi yang menaungi koperasi secara administratif, tetapi mampu berperan sebagai penggerak yang memperkuat kapasitas, jaringan, dan keberlangsungan usaha koperasi.
Herlan berharap momentum Harkopnas ke – 79 menjadi titik awal penguatan kepercayaan koperasi terhadap Dekopinda sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antaranggota koperasi di Kabupaten Cianjur.
“Kegiatan ini adalah deklarasi bahwa Dekopinda benar – benar hadir di Cianjur. Kami ingin koperasi merasakan manfaat nyata dari keberadaan kami,” pungkasnya.
Peringatan Harkopnas ke – 79 ini pun menjadi penanda dimulainya kembali konsolidasi gerakan koperasi di Cianjur, dengan harapan koperasi semakin mampu menjadi kekuatan ekonomi masyarakat yang mandiri dan berdaya saing.











