Pewarta : Herlina SC
Kab. Bandung Barat – Hujan deras memicu tanah longsor yang merusak dua rumah warga di Kampung Asrama, Desa Campakamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (27/10/2026). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, tetapi kerugian material diperkirakan mencapai Rp. 50 juta.
Pelaksana Lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat, Ceceng Sukandi, mengatakan longsor terjadi setelah hujan deras meningkatkan debit air di area persawahan hingga memicu pergerakan tanah.
“Rembesan air hujan dari saluran irigasi diduga memperparah kondisi tanah hingga akhirnya longsor dan menerjang bagian belakang rumah warga,” kata Ceceng, dikutip dari Antara.
Longsor terjadi di wilayah RT 01/RW 04 dan menyebabkan dinding kedua rumah mengalami kerusakan akibat tertimpa material tanah. Panjang area longsoran diperkirakan mencapai enam hingga tujuh meter.
Dua rumah tersebut masing – masing dihuni Utari bersama dua anaknya dan Dadan Permana bersama dua anggota keluarganya.
Akibat kejadian itu, para penghuni terpaksa mengungsi ke Masjid Al – Istiqomah di RW 04, Kampung Asrama. Warga bersama aparat setempat turut membantu mengevakuasi barang – barang dari rumah terdampak untuk dipindahkan ke masjid sebagai tempat penampungan sementara.
BPBD mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras berlangsung dalam waktu lama. Warga yang tinggal di kawasan persawahan berbatasan langsung dengan permukiman diminta mewaspadai potensi longsor susulan akibat kondisi tanah yang jenuh air.













