Pewarta : Ida
Kota Bandung – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Selatan menyerahkan santunan asuransi kepada keluarga almarhum Suheli Kalam, penyadap getah pinus yang bertugas di wilayah RPH Cipatat, BKPH Rajamandala, KPH Bandung Selatan. Penyerahan santunan dilaksanakan pada Senin (26/10/2026).
Santunan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap keluarga pekerja yang mengalami musibah, sekaligus dukungan untuk membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
Kegiatan ini dihadiri jajaran manajemen KPH Bandung Selatan, di antaranya Kepala Seksi Madya Produksi dan Ekowisata Teten, Kepala Seksi Madya Keuangan, SDM dan Umum Dudung Supriatna, Kepala Subseksi Keuangan, Perpajakan, TJSL dan MR Hendry Raharjo, Kepala Subseksi SDM dan Umum Dodi Muhamad Nur Syamsi Riyadi, serta Kepala RPH Cipatat Dede Ruhiyat.
Turut hadir perwakilan Asuransi KITABISA, Prima, dan keluarga almarhum.
Administratur KPH Bandung Selatan melalui Kepala Seksi Madya Keuangan, SDM dan Umum, Dudung Supriatna, mengatakan santunan tersebut merupakan bentuk perhatian perusahaan kepada keluarga almarhum.
“Bantuan ini kami serahkan dengan harapan dapat meringankan beban dan membantu memenuhi kebutuhan keluarga almarhum. Segenap manajemen Perhutani turut menyampaikan duka cita yang mendalam,” ujar Dudung.
Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi masa sulit tersebut.
Sementara itu, perwakilan keluarga almarhum, Ating, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan Perhutani.
“Kami mewakili keluarga besar mengucapkan terima kasih kepada Perhutani atas bantuan dan kepedulian yang diberikan. Semoga kebaikan ini membawa keberkahan dan Perhutani senantiasa diberikan kelancaran dalam menjalankan kegiatan operasionalnya,” ungkapnya.
Penyerahan santunan ini menjadi bagian dari komitmen Perhutani dalam mendukung perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja, termasuk penyadap getah pinus, serta memberikan perhatian kepada keluarga yang ditinggalkan.
Melalui bantuan tersebut, Perhutani berharap hubungan dengan para pekerja dan keluarga mereka dapat terus terjalin dengan baik.













