Pewarta : Ayi Suherman
Koran SINAR PAGI, Kab.Sukabumi – Melonjaknya permintaan dari masyarakat, Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Kab Sukabumi keteteran dalam memproduksi benih Udang Galah yang semakin meningkat.
Instalasi pembenihan udang galah BBPBAT tepatnya di Jalan Raya Cisolok, Km 12 no 33. Desa Karangpapak Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi kekurangan suplai benih Udang Galah ke masyarakat.
Sampai saat ini hanya BBPBAT Kabupaten Sukabumi yang masih continue memproduksi benih udang galah di Indonesia, dan jadi salah satu sentral pemasok.
Ade Sunarma, selaku penanggungjawab instalasi pembenihan udang galah BBPBAT Kab Sukabumi saat ditemui koransinarpagi.com mengatakan sampai saat ini hanya bisa memproduksi tiga juta benih udang dalam kurun waktu satu tahun.
Dirinya mengaku sangat kesulitan memenuhi permintaan masyarakat dalam meningkatkan produksi untuk suplai benih, karena hanya Kab Sukabumi yang masih continue memproduksi, Senin (31/8/2020).
Masih kata Ade untuk mengingatkan produksi “Ya kita harus ekstensi dalam peningkatan produksi terutama perluasan areal pasilitasnya,” katanya.
Sementara saat ini kita mempunyai sebelas kolam di lahan satu hektare, hanya dua ratus lima puluh ribu benih udang galah yang dapat diproduksi perbulannya, tiga juta benih dalam setahun.
Selain itu semua daerah se-Indonesia bergantung benih udang galah kesini, sementara untuk menutupi kebutuhan Kab.Sukabumi saja masih kekurangan karena terkendala areal yang belum mencukupi,” ungkapnya.
Masih kata Ade, “Kita bisa memenuhi kebutuhan pasar se-Indonesia jika areal fasilitasnya ditambahkan,” celotehnya.
Peralihan meningkatnya budidaya Udang Galah di masyarakat karena sangat mudah untuk dikembangkan oleh masyarakat.
Secara ekonomi ini bisa meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, termasuk juga bisa meningkatkan pendapatan negara.
Harapnya pemerintah pusat bisa memperluas areal instalasi pembenihan udang galah ini, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.













