Pewarta: Dwi Arifin
Koran SINAR PAGI (Kabupaten Bandung)-, Mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Pasundan melaksanakan program kampus merdeka Kemendikbud RI. Diantaranya dengan kuliah lapangan dan pengabdian kepada masyarakat di desa Panyocokan Kecamatan Ciwidey. Kegiatan tersebut diikuti oleh 12 mahasiswa dan dosen pembimbingnya berlangsung hampir satu semester terhitung sejak juli-desember 2021.

Dosen pembimbing mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Pasundan, Afriandi Budi Raharja menyampaikan kegiatan ini bagian dari pengembangan kreativitas mahasiswa untuk menyambut dan membentuk mahasiswa yang siap untuk menjadi pembelajar di era abad ke-21. Kegiatan ini tentunya terlaksana dengan kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa.
Tujuan dari kegiatan ini ada dua yang pertama adalah bagaimana mahasiswa bisa merasakan kegiatan yang bermanfaat & langsung dipraktekan di masyarakat. Bersama dengan sebagian masyarakat dalam hal ini diwakili karang taruna dapat bersama-sama menggali untuk menumbuhkan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia. Kalau dilihat dari potensi desa ini sangat cukup untuk menjadi modal meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya sejak bulan Juli sampai Desember, mereka disini dalam rangka menerapkan konsep atau bagian dari program kampus merdeka Kementerian Pendidikan. Dari pelaksanaan perkuliahan disini para mahasiswa telah menempuh 20 SKS. Selama kegiatan di sini, kewajiban Kami mengarahkan mereka mendapatkan nilai yang baik & pengalaman yang baik, jelasnya dosen tetap Yayasan yang pengangkatannya pada 2015.
Dosen tersebut juga sempat menjelaskan pada mahasiswa tentang 3 istilah mengembangan kawasan, yaitu karena ada yang bisa dilihat, dilakukan di lokasi dan bisa dibeli. Lalu didukung ide komunikasi ke publik, kolaborasi dengan masyarakat untuk membangun insfakstruktur dan ada keinginan khusus membangun wisata yang disinergiskan dengan berbagai pihak.

Ecep Sunardi, Kepala dusun 4, mengharapkan adanya capaian target perkuliahannya di tengah-tengah masyarakat sebagai upaya peningkatan ekonomi di desa. Alhamdulillah dengan silahturahmi kebersamaan antara mahasiswa dan karang taruna yang awalnya sempit lokasi wisata ini, jadi tertata dan lebih menarik berkat kerjasama dengan karang taruna di RW 09/22.
“Dari kedatangan para mahasiswa ke desa, semoga saat menimba ilmu dari kampus, penelitian dan pengabdian di masyarakat dapat mengantarkan kepada cita-citanya. Dan desa ini menjadi percontohan dan lebih maju seperti desa lain”, harapnya mewakili pemerintah desa














