Pewarta : Niko
Kabupaten Berau – Sebuah truk pengangkut batubara terbalik di jalan teluk bayur, Senin (4/4/2022), jam 20.00 Wita, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Sempat terjadi kemacetan panjang di jalan sekitar tempat kejadian perkara (TKP), namun langsung dapat diatasi dibantu oleh masyarakat setempat.
“Sudah terlalu sering truk pengangkut batubara mengalami kecelakaan, karena minimnya pengarahan atau penjelasan Keselamatan kerja terhadap supir pengangkut batubara, ungkap salah satu warga setempat yang enggan namanya dipublikasikan.
Menurutnya, pengusaha tambang Ilegal tidak memiliki standar kerja yang benar seperti tidam mempunyai ijin tambang. Akibatnya sering terjadi kecelakaan kerja baik dilokasi tambang maupun di transportasinya.
“Para supir sering mengejar retase angkutan, tanpa memikirkan keselamatan dirinya sendiri,” tegasnya.
Dia meminta aparat Kepolisian Satlantas Polres Berau segera menindak para supir batubara yang ugal-ugalan dijalan.
“Minimnya pengawasan dari Kepolisian Berau membuat para pengendara yang melintasi jalan raya menuju labanan sering terganggu, bahkan sampai terjadi kecelakaan,” katanya lagi.
Dia menyebut, jalan umum sebenarnya bukan diperuntukan bagi lalu lintas truk pengakut batubara, namun justru kendaraan beebobot besar ini jadi menguasai jalan umum tanpa memikirkan keselamatan pengendara yang lain.
“Perlu adanya pengawasan dan pengarahan dari pihak pengusaha kepada para pekerja dilokasi tambang, agar lebih berhati-hati lagi, untuk mengurangi kecelakaan kerja,” tandasnya.













