Pewarta ; Tono Efendi
Koran Sinar Pagi, Pangandaran,- (Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 2 Univesitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) telah meresmikan ruang baca di Dusun Cilele, Desa Cimerak Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat pada Minggu, (4/9/2022) lalu.
Setelah melakukan observasi ke beberapa tempat seperti ke Kantor Desa Cimerak dan sekolah-sekolah yang ada di sekitar daerah Dusun Bantarsari dan Dusun Cilele, mahasiswa KKN kelompok 2 menemukan permasalahan dalam bidang pendidikan.
Permasalahan tersebut terjadi setelah adanya pandemi covid-19, dimana sekolah-sekolah di seluruh Indonesia harus melakukan pembelajaran secara online. Namun sayangnya, pembelajaran online di Indonesia tidak berjalan dengan efektif, anak-anak mengalami banyak kendala dalam pembelajaran secara online sehingga anak-anak memilih menggunakan handphone untuk bermain game, menonton youtube, dan lain-lain.
Dengan demikian, pembelajaran menjadi tertinggal dan banyak anak yang seharusnya sudah lancar membaca malah tidak bisa dan belum lancar membaca. Kejadian tersebut juga di alami oleh SDN 2 Cimerak dan MIS Cilele. 2 sekolah tersebut berada di Dusun Bantarsari dan Dusun Cilele, tempat dimana mahasiswa KKN kelompok 2 Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya melakukan kegiatannya.
Setelah menemukan permasalahan tersebut, akhirnya mahasiswa KKN memutuskan untuk mengambil program kerja Desa Pintar. Program kerja tersebut bertujuan untuk meningkatkan semangat belajar bagi anak-anak khususnya di daerah Dusun Bantarsari dan Dusun Cilele.
Untuk menjalankan program kerjanya, mahasiswa KKN kelompok 2 menyusun rencana pertama sesuai dengan buku pedoman KKN yaitu melakukan pendampingan kegiatan belajar mengajar di SDN 2 Cimerak, MIS Cilele, dan RA Al-Ikhlas. Dalam pendampingan tersebut, mahasiswa meminta data anak-anak yang belum lancar membaca khususnya di kelas rendah karena memang kegiatan membaca, menulis, dan berhitung dilaksanakan di kelas rendah yaitu kelas 1, 2, dan 3.
Selanjutnya mahasiswa, mengajar di SDN 2 Cimerak, MIS Cilele, dan RA Al-Ikhlas selama kurang lebih 3 minggu. Ketika mengajar, mahasiswa KKN mengikuti buku tema yang telah di arahkan oleh guru kelas masing-masing dan tidak lupa untuk melatih membaca setiap hari bagi anak yang belum lancar membaca.
Selain membaca, anak-anak juga dilatih menulis dan berhitung. Selain melakukan pendampingan kegiatan belajar mengajar, untuk menunjang program kerjanya, mahasiswa KKN kelompok 2 juga membuka taman sore. Taman sore tersebut adalah kegiatan melapak buku di halaman posko dan mengajak anak-anak untuk membaca, dibacakan dongeng kemudian di ceritakan kembali oleh anak-anak, dan menyediakan beberapa permainan tradisional seperti congklak, karet untuk lompat tali, bola bekel, dan lain-lain untuk bermain bersama mahasiswa KKN.
Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan literasi pada anak-anak serta mengadakan permainan supaya anak-anak tidak jenuh dengan buku. Kegiatan taman sore juga berjalan kurang lebih 3 minggu, dalam satu minggunya dilaksanakan 3 sampai 4 kali.
Sebagai tindak lanjut dari program kerja KKN kelompok 2, mahasiswa mencari tempat untuk menyimpan buku-buku yang biasa di lapak di depan posko dan sekaligus tempat bagi anak-anak untuk terus melakukan kegiatan literasi meskipun mahasiswa KKN sudah tidak berada di Dusun Cilele lagi.
Mahasiswa KKN berhasil menemukan tempat sebagai ruang baca, kemudian meminta izin kepada ketua yayasan setempat untuk menjadikan tempat tersebjt menjadi ruang baca. Setelah mendapat persetujuan, seluruh anggota KKN kelompok 2 merenovasi dan mendekorasi ruangan agar lebih menarik dan anak nyaman dala membaca. Setelah selesai dekorasi, ruang baca tersebut diresmikan pada Minggu (4/9/2022) yang baru lalu
âBissmillahirohmanirrahim , Hari ini Hari ahad tanggal 4 september 2022 saya sebagai bunda Literasi meresmikan ruang literasi di dusun cilele,”
Ucap Bunda Literasi.













