Oleh : Dudung Nurullah Koswara
(Praktisi Pendidikan)
Satu lagi pengawas SMA Kabupaten Bogor meraih gelar doktor. Ia adalah Dr. H. Agus Sarifudin, S.Pd., MM, di Institut PTIQ Jakarta. Sukses mempertahankan disertasi berjudul “Metode Kolaborasi Dalan Supervisi Pendidikan Berbasis Al Qur’an”.
Sebagai pengawas sekolah tentu saja Dr. Agus Sarifudin memiliki sejumlah pengalaman, harapan dan temuan terkait supervisi pendidikan yang menjadi bagian dari kerja profesinya. Faktanya tanpa supervisi pendidikan dunia layanan pendidikan kita tentu sulit terkontrol.
Dr. Agus Sarifudin dalam disertasinya menekankan betapa pentingnya sebuah supervisi pendidikan dilaksanakan secara kolaboratif antara superviser dengan yang disupervisi. Supervisi pendidikan sejatinya berjalan memberi bantuan pada yang disupervisi.
Supervisi pendidikan idealnya terlaksana secara kolaboratif. Era kolaborasi di abad 21 mengajak kita semua untuk mengimplementasikan spirit kolaboratif dalam berbagai bidang. Termasuk dalam supervisi pendidikan.
Pesan yang dibawa Dr. Agus Sarifudin dalam disertasinya mengajak pada kita semua pelaku pendidikan agar supervisi pendidikan dijalankan secara efektif dan optimal. Supervisi pendidikan dilakukan untuk memberikan upaya penumbuhan layanan pendidikan yang lebih baik di internal satuan pendidikan.
Selain pentingnya metode kolaboratif, Dr. Agus Sarifudin menekankan terkait supervisi pendidikan yang seirama dengan nilai-nilai qur’ani. Setiap kita bekerja bukan untuk tuntutan formalitas administratif semata.
Termasuk supervisi pendidikan harus berbasis komitmen kita pada Ilahi. Tidak hanya sebatas perbaikan dan tanggung jawab kita pada superviser dan perbaikan dunia layanan pendidikan, melainkan komitmen seorang muslim pada pesan-pesan suci al qur’an.
Pesan dari disertasi Dr. Agus Sarifudin mengajak kita semua pelaku pendidikan terus melakukan upaya transformasi layanan dunia pendidikan diantaranya dengan supervisi pendidikan kolaboratif berbasis nilai nilai qur’ani.











