Pewarta: Dwi Arifin
Koran SINAR PAGI (Bandung)-, Jalur Penerimaan Peserta Didik Baru / PPDB di Provinsi Jawa Barat terdiri dari beberapa jalur. Mulai dari jalur Afirmasi (KETM), Afirmasi, Afirmasi Kondisi tertentu, Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali/Anak Guru, Prestasi Kejuaraan dan Jalur Zonasi.
Kepala SMAN 1 Banjaran, Drs. Iwan Kurniawan menyampaikan Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahap satu tahun 2023 – 2024, untuk jenjang Pendidikan Tingkat SMA di Kabupaten Bandung. Pada tahun ini SMAN 1 Banjaran menduduki peringkat ke dua yang paling diminati siswa untuk bersekolah melanjutkan pendidikan tingkat SMA di wilayah Kabupaten Bandung.
“Berdasarkan informasi data yang didapat dari panitia dan Disdik Jabar pada tahun ajaran 2023 – 2024. Saat ini tercatat jumlah Pendaftar sebanyak 879 orang masuk ke SMAN 1 Soreang, disusul berikutnya jumlah pendaftaran terbanyak ke II, SMAN 1 Banjaran dengan jumlah Pendaftar sebanyak 812 Pendaftar, namun yang diterima diperkirakan hanya sekitar 200 siswa,”ucapnya.
Pada jalur pendaftaran tahap pertama dibuka untuk pendaftaran jalur Afirmasi (KETM, Kondisi Tertentu dan Berkebutuhan Khusus), Perpindahan Orangtua/guru, Prestasi Raport dan Prestasi Kejuaraan. Pelaksanaan PPDB tahap Pertama, sudah dilangsungkan sejak tanggal 6 Juni sampai 10 Juni 2023. Nanti pengumuman hasil proses seleksinya dibuka tanggal 20 Juni 2023.
Sedangkan bagi para pendaftar yang tidak diterima di PPDB tahap pertama, bisa mengikuti kembali seleksi berikutnya pada PPDB tahap kedua yaitu untuk Jalur Zonasi dengan kuota 50 persen. Pendaftarannya akan mulai dibuka pada tanggal 26-30 Juni 2023.
Adapun pertemuan hari ini dengan Danramil 2409 Banjaran, Kapt. Inf Asep Saripudin bersama Babinsa di wilayah Kecamatan Banjaran untuk silahturahmi. Sebelumnya saya sebagai kepala sekolah yang belum lama menjabat atau ditugaskan di sini, sempat silahturahmi ke kantor Danramil dan hari ini Danramil mengujungi SMAN 1 Banjaran sebagai upaya membangun sinergisitas antara satuan pendidikan dengan pihak satuan TNI di wilayahnya.
“Apalagi berdasarkan data terbaru sekolah ini banyak peminatnya. Karena banyak pendaftar atau peminatnya, dikhawatirkan ada yang tidak puas, sebab tidak diterima sebagai siswa SMAN 1 Banjaran. Sehingga harus ada antisipasi untuk keamanan di lingkungan sekolahnya. Walaupun panitia sudah berupaya menerapkan aturan atau kebijaksanaan kepada para pendaftar untuk kelancaran PPDBnya,”ucapnya.
https://www.koransinarpagijuara.com/2023/05/06/disdik-jabar-bahas-wacana-2024/













