OPINI/Artikel

Pemkab Bandung Tarik Investor China Bangun Kereta Gantung

adminsigiku.com
×

Pemkab Bandung Tarik Investor China Bangun Kereta Gantung

Sebarkan artikel ini

Oleh : Sri M Awaliyah (Guru SD di Kab. Bandung)

Pemerintah Kabupaten Bandung berencana membangun kereta gantung dari Soreang – Rancabali- Pangalengan. Bupati Bandung menyatakan pembangunan kereta gantung tersebut untuk mendukung pariwisata. Jika terwujud, kereta gantung bisa menjadi yang terpanjang di Indonesia yaitu sekitar 10 Km, diyakini akan menarik banyak wisatawan juga akan memecah kemacetan lalu lintas yang sering terjadi di kawasan tersebut. (www.ayobandung.com)

Tidak bisa dipungkiri, besarnya pertumbuhan ekonomi pada zaman sekarang tidak berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat, nyatanya krisis terus melanda. Upaya untuk menyelesaikan masalah justru berakhir dengan masalah baru yang lebih buruk. Misalnya, meskipun kondisi ekonomi dan infrastruktur berkembang namun kekerasan seksual, kriminalitas, kejahatan sosial merajalela bahkan kerawanan pangan sempat mengancam.

Jika ditelusuri, terlihat bahwa strategi pembangunan ekonomi justru meningkatkan utang dan menyebabkan ketimpangan sosial di masyarakat, tidak ada yang aman dalam urang ribawi, terlebih modalnya berasal dari negara kapitalis penjajah.

Sistem demokrasi membuat negara dalam kendali penuh penjajah asing. Rakyatpun menjadi tumbal atas aneka pajak untuk menopang APBN dalam waktu lama. Kongkalikong penguasa dan pengusaha begitu nyata, masif, terstruktur dan sistematis terjadi dalam sistem demokrasi sekuler saat ini. Karenanya, klaim pemerintah saat target pertumbuhan ekonomi sejatinya hanya tertuju pada pemilik modal.

Saatnya Indonesia mencampakkan sistem sekuler kapitalisme neoliberal, lalu menggantinya dengan sistem Islam kaffah yang berorientasi kemaslahatan. Sistem Islam dapat memberikan kontribusi positif dari seluruh potensi SDA tanpa intervensi asing.

Sebuah sistem yang mampu menjadikan negara mandiri dan berdikari. Sudah seharusnya kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW, meyakini dan mewujudkan kembali sebuah sistem dalam bingkai negara. Penerapan syariat akan menjadi cahaya dan jalan keluar bagi umat saat ini yang dikelilingi kegagalan dan kekacauan akibat sistem kapitalisme. Melalui sistem pemerintahan Islam maka pemimpin negara akan menggunakan sumber dayanya untuk kemakmuran rakyat.

Kezaliman penguasa merupakan akibat penerapan sistem kapitalisme sehingga mempertahankannya berarti melanggengkan kerusakan. Karena itu, perjuangan untuk menerapkan ideologi Islam yang diemban Rosululloh SAW dan para sahabat adalah satu – satunya solusi yang mampu mewujudkan Rahmatan Lil’alamin.

Wallahu a’lam bish-shawab