OPINI/Artikel

Aktif Mengajar, Gugurkan Dosa

adminsigiku.com
×

Aktif Mengajar, Gugurkan Dosa

Sebarkan artikel ini

Oleh : Dudung Nurullah Koswara
(Praktisi Pendidikan)

Zmenarik pernyataan seorang pejabat Kemdikbud Ristek yang mengatakan, “Guru Masuk Surga Tanpa Mampir”. Ini menarik didalami, sebuah pernyataan motivatif yang menyengat.

Tentu saja guru masuk Surga tanpa mampir ada syarat dan kriterianya. Apa kriterianya? Tentu saja tak mudah. Diantara kriteria itu adalah rajin, pembelajar, teladan, ikhlas tanpa hitungan dan penuh kasih pada anak didik.

Guru yang pada saat jam mengajar malah mampir, ngopi, merokok dan gosip, tak bisa masuk Surga. Ia akan “mampir” dulu, atau selamanya mampir. Sebelum masuk Surga mampir dulu, sungguh seram.

Guru yang tepat waktu masuk kelas, semangat masuk ruang kelas, rindu anak didik, dosa dosanya akan mengecil, kebaikan dan amalnya akan membesar. Mengajar mendidik menggugurkan dosa dosa.

Ada ungkapan bijak yang mengatakan, “Orang yang berangkat menuntut ilmu dan menyebarkan ilmu, identik dengan berangkat menuju Surga”. Ya, faktanya, diantara ibadah terbaik adalah menuntut dan menyebarkannya/menda’wahkan.

Guru adalah penda’wah nilai nilai agama dan kebudayaan. Ini dua nilai esensial dalam kehidupan umat manusia. Manusia tak bisa hidup tanpa kebudayaan dan tak bisa baik tanpa agama, walau tanpa agama masih bisa hidup.

Bagi para guru bila ingin gugur dosa maka mengajar dan mendidiklah dengan konsisten, tepat waktu, tepat target dan tepat pendekatan. Berbuat baik itu menggugurkan dosa, karena dosa akan meleleh oleh giat kebaikan.

Sahabat guru dimana pun berada. Jangan mampir kalau sudah saatnya jam mengajar, bisa jadi masuk Surganya mampir juga. Telat masuk ruang kelas bisa jadi sebuah dosa, anak menunggu. Jangan membuat mereka menunggu lama. Bisa jadi kita pun masuk Surga menunggu, kelak.

Sahabat guru yang baik, diantara hajatan terbaik umat manusia adalah hajatan mengajar dan mendidik. Mengapa? Karena hajatan mendidik dan mengajar adalah kerja para Nabi.

Tidaklah heran semua Nabi masuk Surga tanpa mampir, tanpa hisab. Bisa jadi guru guru terbaik dosa dosanya berguguran dan amalannya bertumbuhan. Surga merindukan kedatangannya, amiiin yra.