Peristiwa

Pelaku UMKM Ogan Ilir Resah, Pedagang Kaki Lima Dari Luar Daerah Dibiarkan Masuk Berjualan di Areal Steril

adminsigiku.com
×

Pelaku UMKM Ogan Ilir Resah, Pedagang Kaki Lima Dari Luar Daerah Dibiarkan Masuk Berjualan di Areal Steril

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Heri Kusnadi

Kabupaten Ogan Ilir – Para Pedagang yang tergabung dalam UMKM Kabupaten Ogan Ilir di buat resah oleh sekelompok Pedagang kaki lima dari luar Kabupaten Ogan Ilir yang berjualan di wilayah yang di sterilkan oleh Panitia Konser Dewa 19.

Pasalnya para pedagang asli dari Kabupaten Ogan Ilir sudah ditempatkan berjualan sesuai dengan kapling dan lapak masing – masing, di seputaran area Yang disterilkan oleh Pol PP,

“Kami merasa kecewa tempat yang disterilkan ternyata banyak para pedagang kaki lima yang berjualan di seputaran tersebut, mereka datang dari Palembang, ikut rombongan pasar Malam,” terangnya.

Dikatakan, para pedagang Asli Ogan Ilir mereka merasa dirugikan oleh ulah oknum para pedagang kaki lima yang berjualan asal serobot dan tidak taat aturan, sehingga dagangan mereka tidak laku dan ia juga kecewa kepada Pol PP yang katanya tempat tersebut tidak boleh berjualan dan harus steril dari para pedagang tetapi kenyataannya di biarkan begitu saja.

“Kami berharap kepada Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar agar mendengar keluhan kami ini sebagai pedagang kecil yang mengais rezeki pada saat Event Tahunan HUT Kabupaten Ogan Ilir,” harapnya.

Sementara Dewi Badriah Rahman mengungkapkan Keluhan tersebut di sampaikan oleh Pelaku nyata UMKM tersebut kepada Ketua DPD UMKM Rakyat Indonesia Kabupaten Ogan Ilir, dan aspirasi Masyarakat tersebut sudah di sampaikan langsung oleh Ketua DPD tersebut kepada Kasat Pol PP Kapidin serta beberapa anggotanya yang mendengar namun di luar dugaan sore nya terjadi lagi ketidak tertiban dari para pedagang tersebut.

“Sedangkan jawaban dari pihak Pol PP saat di sampai kan secara langsung mereka banyak tugas, bukan hanya menertipkan/ menseterilkan padagang saja tugas berat bagi mereka ikut mengamankan acara tersebut, dan mereka capek untuk mengatur” kata dia.