Oleh : Susi Trisnawati
Peran aktif dan kontribusi Kodim 0624 yang berkolaborasi dengan PT Geo Dipa Energi dalam pembangunan penampungan air bersih di Desa Tenjolaya telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesejahteraan warga masyarakat RW 14 dan RW 04.
Mewakili warga masyarakat, Kepala Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasirjambu, Ismawanto Somantri, mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0624 juga PT Geo Dipa Energi yang telah berkolaborasi melaksanakan pembangunan penampungan air bersih, di Desa Tenjolaya.
Ungkapan tersebut di utarakan pada pidato sambutan kegiatan Kolaborasi Kodim 0624 dengan PT Geo Dipa Energi dalam pelaksanaan karya bakti pembuatan penampungan air bersih di wilayah Pasirjambu Kabupaten Bandung, karena melalui perantara Danramil, bantuan ini dapat terwujud, kepala desa menghimbau kepada masyarakat penerima manfaat menjaga serta memelihara saluran air bersih, karena untuk mendapat bantuan ini tidak mudah, masyarakat juga harus dapat memanfaatkan, menggunakan bantuan saluran air bersih ini dengan sebaik- baiknya sesuai kebutuhan.
Air merupakan kebutuhan yang mendasar dan penting, karena semua kehidupan membutuhkan air, namun di zaman sekarang ini air bersih itu sulit di dapatkan dan menjadi masalah yang serius dan butuh perhatian dan tindakan segera. Akibat kekeringan yang berkepanjangan, pertumbuhan penduduk yang pesat, kebutuhan air meningkat, penebangan hutan besar- besaran juga akibat limbah dari aktivitas masyarakat dan industri yang beracun.
Pentingnya pengawasan lingkungan hidup dari masyarakat juga negara, karena sistem kapitalisme yang senantiasa memihak para pemegang kapital mengabaikan penjagaan lingkungan dan manusianya. Jadi meskipun program pembangunan penampungan air di daerah rawan kering telah dilakukan, tetapi jika tidak ada penahan air dari area hutan, semuanya menjadi sia sia dan pembangunan tidak merata.
Dalam Islam, air merupakan salah satu dari kepemilikan umum, jadi air tidak boleh dikuasai oleh segelintir orang, pengelolaan air dan solusi mengatasinya dalam sejarah kepemimpinan Islam negara memiliki banyak cara dan aturan yang sudah sangat teratur dengan baik dan benar. Mulai dari tahapan menjaga stabilitas dan kontinuitas suplai air itu sendiri, seperti menjaga konservasi alam, sanitasinya, hingga seluruh program pengelolaan air lainnya, negara akan membuat rancangan besar yang terintegrasi agar ketersediaan air dijamin terus berlangsung dalam kuantitas dan kualitas yang sangat layak.
Walhasil, solusi tepat untuk menyelesaikan problematik krisis atau ketersediaan air untuk pelayanan terhadap seluruh masyarakat adalah dengan menerapkan pengelolaan air sesuai pengaturan dari Sang Maha Mengatur. Semua itu hanya ada ketika hukum Islam diterapkan secara kafah di dunia ini. Wallahu’alam bishshawab.











