Politik

PKB Tegaskan Komitmen Pro-Rakyat: 9 Agenda Strategis untuk Bupati Doni Fajar

adminsigiku.com
×

PKB Tegaskan Komitmen Pro-Rakyat: 9 Agenda Strategis untuk Bupati Doni Fajar

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Steven Gervan

Koran Sinar Pagi, Sumedang – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sumedang kembali menunjukkan komitmennya sebagai kekuatan politik strategis dalam Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) yang digelar pada Minggu, 23 Maret 2025. Dalam forum tersebut, PKB tidak hanya membahas arah kerja internal, tetapi juga menegaskan 9 mandat perjuangan kepada Bupati Sumedang terpilih, Doni Fajar, yang diusung PKB dalam Pilkada sebelumnya.

Sebagai partai pengusung utama, PKB Sumedang merasa bertanggung jawab untuk mengawal pemerintahan agar tetap berpihak pada rakyat kecil. Ketua DPC PKB Sumedang, Taufik Nurrohim, menegaskan bahwa rekomendasi ini bukan sekadar usulan politik, tetapi merupakan representasi dari aspirasi masyarakat luas, termasuk pesantren, petani, santri, guru madrasah, buruh, perempuan, dan pelaku UMKM.

“PKB bukan hanya mengusung dalam kontestasi, tapi ikut mengawal dalam pemerintahan. Kita ingin Bupati Doni Fajar benar-benar hadir sebagai pemimpin yang membela kepentingan wong cilik,” ujar Taufik di hadapan peserta Muskercab, Minggu (23/03).

9 Mandat Perjuangan PKB untuk Sumedang

1. Pemberdayaan Ekonomi dan Kesejahteraan Pesantren

Penguatan unit usaha pesantren, bantuan modal, pelatihan bisnis, dan infrastruktur pendukung seperti listrik dan internet.

Peningkatan insentif guru madrasah serta jaminan sosial bagi tenaga pendidik.

 

2. Perlindungan Petani dan Ketahanan Pangan

Distribusi pupuk bersubsidi yang tepat sasaran, stabilitas harga hasil tani, serta penguatan koperasi dan digitalisasi pertanian.

Sinergi pesantren dan petani dalam membangun ekosistem pangan.

 

3. Akses Kesehatan Gratis untuk Masyarakat Miskin dan Santri

Jaminan BPJS gratis bagi santri, guru madrasah, dan masyarakat miskin.

Peningkatan fasilitas puskesmas dan rumah sakit serta layanan kesehatan ibu-anak di pedesaan.

 

4. Infrastruktur Pedesaan untuk UMKM, Pertanian, dan Pesantren

Percepatan pembangunan jalan desa, jaringan irigasi, air bersih, listrik, dan internet di daerah tertinggal.

 

5. Perlindungan Sosial bagi Buruh dan Masyarakat Miskin

Jaminan tenaga kerja, peningkatan UMK, program bedah rumah bagi keluarga santri dan buruh miskin, serta bansos yang transparan.

 

6. Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Pelatihan usaha kreatif bagi perempuan, layanan kesehatan ibu-anak, advokasi kekerasan dalam rumah tangga, dan edukasi reproduksi remaja.

 

7. Ekonomi Digital dan Kepemudaan

Inkubasi bisnis digital bagi pemuda, coworking space, pelatihan keterampilan digital, dan kemitraan dengan industri.

 

8. Mitigasi Bencana dan Pengelolaan Lingkungan

Pembentukan satuan siaga bencana di desa, penyediaan peralatan evakuasi, serta penguatan regulasi tata ruang dan pelestarian lingkungan.

 

9. Pengembangan Kawasan Ekonomi Butomgede

Mendorong Buahdua, Ujungjaya, Tomo, dan Jatigede menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis industri halal, pesantren, dan UMKM.

 

PKB Siap Menjadi Mitra Strategis Pemerintahan Doni Fajar

Sebagai penutup Muskercab, Taufik Nurrohim menyerahkan rekomendasi ini kepada tim transisi Bupati terpilih. Ia menegaskan bahwa PKB Sumedang siap menjadi mitra strategis sekaligus kritis dalam mengawal kebijakan pemerintahan yang berpihak pada rakyat.

“Pak Doni Fajar bukan hanya pemimpin yang kami dukung, tapi juga mitra perjuangan untuk mewujudkan Sumedang yang adil, sejahtera, dan berkeadilan sosial. Rakyat sudah menitipkan harapan kepada kita semua. Mari kita jawab dengan kerja nyata,” pungkasnya.

Dengan mandat ini, PKB berharap pemerintahan Doni Fajar dapat merealisasikan kebijakan-kebijakan yang benar-benar berdampak bagi masyarakat Sumedang, khususnya kelompok-kelompok yang selama ini menjadi basis perjuangan partai.