Keterangan Foto: Mortir yang ditemuksn, diduga sisa perang dunia ke ll antara pasukan A3W Siluman merah dengan tentara gurka Belanda pada tahun 1946/1949
Pewarta : Liputan khusus
Koran SINAR PAGI, Kab. Bandung,- Terpantau Lipsus KSP (17/05/2025) di Kp. Cikarancang, Desa Lebak Muncang, Kec. Ciwidey berbatasan dengan Kp. Cikolotok Desa Alam Endah, Kec. Rancabali.
Maman Sulaeman warga Kp.l. Legok Kondang, Desa Alam Endah awal mula menemukan mortir di duga sisa Perang Dunia ke ll di Kp. Cikarancang, Desa Lebak Muncang berbatasan dengan Kp. Ckkolotok, Desa Alam Endah.
Awal Maman menemukan benda tersebut pada hari Selasa tanggal (14/05/2025) sekira pkl 17 wib, dari pagi Maman bekerja di sawah lokasi penemuan mortir, pada saat bekerja menggali tanah ada benda keras kena cangkul dianggap batu, setelah di gali ternyata besi namun tidak tahu itu mortir, sorenya sekira pkl l17 wib dibawa kerumah, Kp.Legok Kondang dan melaporkan kepada Ketua RT setempat. Setelah dilihat benda tersebut mencurigakan, RT langsung tlp pihak Kepolisian Sektor Ciwidey Polresta Bandung, setelah ada laporan pihak Kepolisian Anggota dan Kapolsek segera bergegas ke TKP, setelah diamankan benda tersebut oleh pihak kepolisian (15/05/2025) tim Gegana Polresta Bandung Polda Jabar segera mengamankan benda tersebut,” tutur Maman
Selanjutnya Lipsus KSP mengkonfirmasi keluarga besar A3W Siluman merah, mortir tersebut diduga sisa perang dunia ke ll antara pasukan siluman merah dengan tentara gurka Belanda pada tahun 1946/1949 di Kp. Lolongokan, Desa Alam Endah, Kec. Rancabali, Kab. Bandung, Karena posisi mortir tersebut di bawah monumen A3W Siluman merah di Jl Punceling, Desa Alam Endah dan sekitar kurang lebih 1 km antara mortir dengan monumen A3W Siluman Merah.













