Pewarta : A Y Saputra
Kabupaten Ciamis – Rencana pembangunan pengeboran Jaringan irigasi air tanah di desa Girimukti belum ada titik temu, apakah di Dusun Sukaluyu atau di Dusun Pagambiran.
Berdasarkan informasi pengusulan Proposal ke BBWS diusulkan oleh kepala dusun Sukaluyu, yang mana air tersebut untuk digunakan sebagai air perumahan.
Namun berdasarkan pantauan pihak BBWS penyaluran sumur bor tersebut untuk program ketahanan pangan yang mana banyak pertanian terletak di dusun Pagambiran.bukanya di dusun Sukaluyu.
Terjadi perbincangan yang cukup alot antara warga dusun Sukaluyu dengan warga dusun Pagambiran.
Namun semuanya bisa kondusif yang ditengahi Camat Cisaga,Nia Kurniawan,pihak BBWS dan Kepala Desa Girimukti Dasmadi.
Adi Tim Teknik BBWS saat diwawancara mengatakan Sosialisasi pengebor sumur air tanah untuk jaringan irigasi air tanah masih belum ditentukan titiknya
“Untuk polemik tersebut ke dua dusun tersebut sama sama membutuhkan, tetapi program dari pemerintah Outputnya hanya satu titik jadi Kita pertimbangan dulu titik mana,kesimpulan dimana, supaya kita menjalankan program tersebut tepat sasaran tidak ada masyarakat yang tidak kebagian air” Ucapnya.
Lebih lanjut Adi mengatakan sekarang kita akan mengadakan Survey bersama ke lokasi bersama,Masyarakat perangkat desa, muspika,sehingga diketahui oleh semua pihak sehingga tidak ada yang dirugikan.
Plt Camat Cisaga Nia Kurniawan saat di wawancara di tempat Sosialisasi mengatak alhamdulillah pengusulan sumur Bor untuk masyarakat telah di kabulkan dan hari ini diadakan sosialisasi.mudah mudahan secepatnya bisa dikerjakan.
“Dengan adanya perbedaan antara pengusulan dengan pelaksanaan program semuanya bisa di bicarakan bersama,intinya program tersebut untuk kepentingan masyarakat, baik untuk air baku maupun air pertanian semua bermanfaat” Tandasnya.
Ara Somara salah seorang warga Girimukti mengatakan untuk program pengeboran sumur air tanah yang di peruntukan untuk ketahanan pangan tepatnya di dusun Pagambiran yang mana banyak pesawahan dan pertanian warga.
“Program tersebut kalau sesuai dengan spek dan program pemerintah untuk memajukan program ketahanan Pangan letaknya ada di dusun Pagambiran,namun menurut informasi,program ini di bawa lagi ke BBWS nanti menunggu kebijakan kepala Balai”.Tuturnya.













