Pewarta : Steven Gervan
Koran Sinar Pagi, Sumedang – Suasana malam di halaman Gedung Negara, Kabupaten Sumedang, pada Selasa malam berubah menjadi panggung kesiapsiagaan dan sinergi antar lembaga. Polisi, Tentara Angkatan Darat, Satpol PP, dan Karaton Sumedang Larang yang diwakili oleh Panglima Puraghabaya, Rd Dedi Kusmayadi Argawinata, mengikuti Apel Gabungan Sosialisasi Jam Malam bagi pelajar yang diselenggarakan sebagai bentuk implementasi instruksi Gubernur Jawa Barat.
Apel dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Sumedang, Kompol Yudi Sadikin, S.I.P., yang dalam amanatnya menegaskan pentingnya pengawasan jam malam sebagai upaya preventif untuk melindungi generasi muda dari aktivitas negatif di luar rumah pada malam hari.
“Dalam rangka mendukung kebijakan Gubernur Jawa Barat, malam ini kita bersama-sama bersinergi untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya kepada para pelajar agar mematuhi aturan jam malam. Ini demi kebaikan mereka, untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan masa depan mereka,” ujar Kompol Yudi Sadikin, Rabu (04/06).
Kegiatan ini menjadi simbol kuatnya kolaborasi antar unsur pemerintahan, keamanan, dan budaya dalam menjaga ketertiban dan melestarikan nilai-nilai yang berakar dari kearifan lokal. Keikutsertaan Karaton Sumedang Larang dalam apel ini juga memberikan warna tersendiri, menunjukkan bahwa pelestarian budaya dan ketertiban sosial dapat berjalan beriringan.
Sosialisasi jam malam ini diharapkan menjadi langkah awal yang efektif dalam menekan potensi kenakalan remaja, pergaulan bebas, dan bahaya laten lainnya yang mengintai generasi muda. Apel gabungan ini juga akan dilanjutkan dengan patroli terpadu di berbagai wilayah rawan yang kerap menjadi tempat berkumpulnya pelajar di luar jam belajar.
Pemerintah daerah, melalui koordinasi lintas sektor, mengajak seluruh orang tua, pendidik, dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama mengawasi dan membimbing para pelajar agar tetap berada dalam lingkungan yang aman dan positif, terutama di malam hari.
