Peristiwa

Setelah 3 Hari Dilakukan Pencarian, Korban Tenggelam di Sungai Cijolang, Akhirnya Ditemukan

adminsigiku.com
×

Setelah 3 Hari Dilakukan Pencarian, Korban Tenggelam di Sungai Cijolang, Akhirnya Ditemukan

Sebarkan artikel ini

Pewarta : A Y Saputra

Kota Banjar – Pada hari ke tiga Tim gabungan dari berbagai instansi akhirnya berhasil menemukan korban tenggelam di muara Sungai Cijolang, Selasa (15/07/2025).

Korban yang bernama Hildan Paldhu Rohman, seorang siswa kelas 9 MTS Negeri 3 Banjar, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Pencarian yang melibatkan BPBD Kota Banjar, BPBD Ciamis, BPBD Cilacap, PMI, Damkar, Basarnas, TNI, Polri, serta relawan Tagana dan Jabar Bergerak.

Penemuan korban setelah menggunakan teknik khusus untuk menemukan korban.

Salah satu teknik yang digunakan adalah “blender”, yaitu memutar perahu agar korban bisa muncul ke permukaan air.

“Dengan cara memutar perahu menggunakan teknik blender, kami akhirnya bisa mengangkat korban yang diduga tersangkut kayu di dasar sungai.

Teknik Ini sangat membantu kami menemukan korban dengan lebih efektif,” ujar Kasi Darlog BPBD Kota Banjar, Yudi Andiana.

Korban ditemukan pada hari Selasa tanggal 15 Juli 2025 sekitar pukul 10.15 WIB, berjarak sekitar 15 meter dari lokasi awal korban tenggelam.

Setelah ditemukan, jenazah Hildan langsung dibawa ke Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Banjar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim gabungan yang telah bekerja keras selama tiga hari ini.

Pencarian ini memang tidak mudah karena arus dan kondisi dasar sungai yang cukup berbahaya,” ucap Yudi.

Hildan Paldhu Rohman diketahui tenggelam saat sedang berenang di muara sungai Cijolang bersama dua temannya. Korban tenggelam pada Minggu 13 Juli 2025 sekitar pukul 13.00 WIB.

“Dugaan sementara, korban tersangkut kayu di dasar sungai yang membuatnya tidak bisa naik ke permukaan,” Tambah Yudi.

Pihak keluarga dan masyarakat sekitar mengungkapkan duka cita mendalam atas meninggalnya Hildan, dan berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.