OPINI/Artikel

Pesan Dari Bigland Bogor

adminsigiku.com
×

Pesan Dari Bigland Bogor

Sebarkan artikel ini

Oleh : Dudung Nurullah Koswara
(Praktisi Pendidikan)

Menarik apa yang disampaikan Dr. H. Purwanto, M.Pd. sebagai Kadisdik Provinsi Jawa Barat. Ia hendak mengajak para guru dan kepala sekolah untuk optimal dan profesional dalam bekerja.

Berikut beberapa narasi dan motivasi yang Ia sampaikan. Pertama, Ia menjelaskan beberapa ciri sebuah sekolah yang sudah masuk kategori “deep learning”, terlihat dari : 1) performa sekolah, 2) perubahan sekolah, 3) sikap mental eskosistem sekolah.

Kedua, Ia menjelaskan mengapa Indonesia berat untuk maju ? Diantaranya karena sekolah sebagai pencetak generasi masa depan belum secara optimal mengembangkan budaya konektivitas, kontektualitas dan transfomasi.

Ketiga, terkait pentingnya budaya apresiasi, Ia menjelaskan betapa pentingnya kepala sekolah menguatkan budaya apresiasi. Jangan sampai terlahir generasi yang tak mau menghargai orang lain, namun mudah untuk mencaci.

Keempat, sebagai pemimpin pembelajaran kepala sekolah harus detil. Seirama dengan apa yang disampaikan KDM. Mulai dari gagang pintu, WC, kran air dan hal hal kecil yang menjadi bagian dari “tubuh sekolah” harus dilihat, dirawat dengan sehat.

Kelima, terkait keberadaan wali kelas, menurutnya sangat sangat penting untuk diberdayakan. Ruang kelas harus memperlihatkan kreatifitas, prestasi dan kolaborasi antara wali kelas dan warga kelasnya. Mengapa tidak karya dan kreasi terlihat di setiap ruang kelas.

Keenam, kepala sekolah perlu ber mental “in deep”. In deep, menyelami apa yang menjadi harapan, keinginan, kebutuhan anak didik, guru dan masyarakat. Kepala sekolah harus jadi pemimpin yang memenuhi harapan.

Ketujuh, ucapan dan motivasi memberi “sengatan” pada guru dan kepala sekolah. Ia mengatakan ”Ada Anak Pintar di Kaki, Bukan di Kepala”. Ia jelaskan tentang prestasi anak didik pemain sepak bola nasional. Substansinya adalah hargai dan bimbing anak dengan kesukaan dan bakatnya.

Kedelapan, setiap anak adalah pembawa nama baik sekolah. Mereka harus dilayani secara optimal sesuai kesukaan dan bakatnya. Layanan pendidikan yang konektivity, kontekstual, transformatif dan mendalam adalah penting.

Kesembilan, pastikan sekolah mampu kolaboratif dengan pihak pihak eksternal sekolah yang punya kemampuan mengembangkan bakat dan karakter anak didik. Banyak pihak potensial di luar sekolah yang bisa jadi mitra sukseskan anak didik.

Demikian, diantara pesan Kadisdik Jabar bagi guru dan kepala sekolah, yang Ia sampaikan di Bigland, Bogor. Baginya masa depan bangsa itu korelatif dengan apa yang terjadi di semua sekolahan hari ini. Hari ini adalah serpihan masa depan.