Pewarta : Arief
Kota Sukabumi – Walikota Sukabumi, Ayep Zaki akhirnya meninjau langsung dimulainya perbaikan Jalan Gudang pada Selasa (14/04/2026), setelah kondisi ruas jalan tersebut lama dikeluhkan warga karena bergelombang dan rawan kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua. Selama ini, Jalan Gudang dikenal sebagai salah satu titik rawan, namun penanganannya dinilai terlambat.
“Ini menjawab keluhan masyarakat. Jalan Gudang harus segera diperbaiki karena bergelombang dan banyak terjadi kecelakaan,” ujar Ayep.
Pemkot Sukabumi kini menggenjot perbaikan dengan menggunakan beton mutu tinggi K350 setebal sekitar 40 sentimeter. Proyek yang dibiayai APBD dari pendapatan asli daerah (PAD) ini ditargetkan rampung dalam waktu 60 hingga 70 hari, dengan skema percepatan mengingat tingginya volume lalu lintas di jalur tersebut.
Meski demikian, pelaksanaan proyek dipastikan berdampak pada kemacetan dan aktivitas warga. terkait hal tersebut pemerintah meminta masyarakat bersabar selama proses pengecoran berlangsung.
Di sisi lain, langkah percepatan ini juga memunculkan pertanyaan terkait perencanaan dan pengawasan infrastruktur sebelumnya, mengingat kerusakan jalan hingga membahayakan pengguna terjadi dalam waktu yang tidak singkat.
Selain Jalan Gudang, Pemkot Sukabumi mengungkapkan akan mengalokasikan anggaran untuk sejumlah proyek lain, mulai dari penataan trotoar Jalan Bhayangkara, perbaikan Kantor Kecamatan Gunung Puyuh, hingga pembangunan Gedung Aher.
Bahkan, pada perubahan anggaran mendatang, pemerintah berencana mengalihkan anggaran pembangunan jembatan di wilayah Cibeureum untuk mempercepat perbaikan jalan. Kebijakan ini menandakan adanya pergeseran prioritas, sekaligus menjadi sinyal bahwa persoalan infrastruktur jalan masih menjadi pekerjaan rumah utama pemerintah daerah.













