Seni dan Budaya

Bupati Bandung Barat Buka Festival Seni Dubrig, Dorong Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

adminsigiku.com
×

Bupati Bandung Barat Buka Festival Seni Dubrig, Dorong Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Lina SC

Kab. Bandung Barat – Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, resmi membuka Festival Seni Dubrig (Dur Bedug Ngaibrig) di Desa Cihanjuang, Kecamatan Parongpong, Sabtu (9/5/2026). Festival yang digelar oleh Yayasan Sinar Kancana itu menjadi bagian dari upaya pelestarian dan penguatan identitas budaya lokal di Kabupaten Bandung Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Jeje memberikan apresiasi kepada Santi Sartika beserta jajaran yayasan atas inisiatif menghadirkan ruang pelestarian seni tradisional yang dinilai memiliki nilai historis dan kearifan lokal yang kuat.

Menurutnya, Seni Dubrig merupakan kesenian khas yang menjadi kebanggaan masyarakat Bandung Barat dan memiliki potensi besar untuk dikenal secara nasional.

“Saya berharap Festival Seni Dubrig ini menjadi langkah strategis agar ke depan Seni Dubrig dapat ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia dari Kabupaten Bandung Barat oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia,” ujar Jeje.

Ia menegaskan, penguatan sektor kebudayaan sejalan dengan visi Bandung Barat AMANAH (Agamis, Maju, Adaptif, Nyaman, Aspiratif, dan Harmonis), di mana budaya menjadi fondasi penting dalam membangun karakter dan jati diri masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Budaya Kabupaten Bandung Barat, lanjutnya, terus berkomitmen melakukan pelindungan, pengembangan, dan pembinaan kebudayaan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX serta Tim Digitalisasi Warisan Budaya Kementerian Kebudayaan yang turut mendukung pelaksanaan festival tersebut.

“Keberadaan Seni Dubrig hingga saat ini merupakan hasil dedikasi para seniman dan budayawan di Kecamatan Parongpong yang konsisten menjaga warisan leluhur secara turun-temurun,” katanya.

Festival Seni Dubrig turut dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh budaya, kepala desa, serta para seniman dan budayawan se-Kabupaten Bandung Barat. Acara ini diharapkan menjadi momentum penguatan eksistensi seni tradisional lokal di tengah arus modernisasi budaya.