KAI Siapkan KRL Bogor – Sukabumi, Perluas Jaringan Commuter Line Jabodetabek

0
136

Pewarta : Red

Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengungkapkan rencana pengembangan jaringan Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek hingga mencapai Sukabumi, Jawa Barat. Proyek tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk meningkatkan kapasitas layanan transportasi massal berbasis rel seiring terus bertambahnya jumlah penumpang.

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa selain memperpanjang layanan KRL dari Cikarang menuju Cikampek, KAI juga tengah menyiapkan elektrifikasi jalur Bogor – Sukabumi agar dapat dilayani oleh KRL.

“Selain pengembangan dari Cikarang ke Cikampek, kami juga akan mengembangkan jalur Bogor–Sukabumi menjadi layanan KRL,” ujar Bobby dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, pengembangan tersebut bertujuan memperluas jangkauan layanan Commuter Line di wilayah penyangga Jakarta sekaligus memberikan alternatif transportasi yang lebih cepat, nyaman, dan terintegrasi bagi masyarakat. Jika terealisasi, Sukabumi akan terhubung langsung dengan jaringan KRL Jabodetabek.

Untuk mendukung peningkatan layanan, KAI juga menyiapkan penambahan rangkaian kereta (train set) beserta fasilitas pendukung yang memadai. Salah satunya melalui pembangunan dan perluasan depo kereta di sejumlah lokasi strategis.

“Kami membutuhkan Depo untuk mendukung penambahan train set. Karena itu, depo akan dibangun atau diperluas di Rangkasbitung, Cikarang, dan Bogor,” jelasnya.

Selain Depo, KAI juga merencanakan pengembangan infrastruktur lain berupa perpanjangan peron stasiun dan pembangunan jalur stabling atau area parkir kereta. Fasilitas ini diperlukan untuk mendukung operasional armada tambahan, termasuk penyimpanan kereta saat tidak beroperasi.

Langkah pengembangan tersebut merupakan bagian dari upaya KAI meningkatkan kapasitas layanan KRL Jabodetabek dalam lima tahun mendatang. Saat ini, jumlah pengguna KRL pada periode puncak telah mencapai sekitar 1,3 juta penumpang per hari.

KAI menargetkan kapasitas angkut KRL Jabodetabek dapat meningkat menjadi sekitar 1,5 hingga 1,6 juta penumpang per hari pada tahun 2030. Target tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus tumbuh, sekaligus memperkuat peran transportasi publik berbasis rel sebagai tulang punggung pergerakan warga di kawasan metropolitan dan sekitarnya.

Dengan rencana elektrifikasi jalur Bogor–Sukabumi, masyarakat di wilayah selatan Jawa Barat berpeluang memperoleh akses transportasi yang lebih efisien, terjangkau, dan terintegrasi dengan pusat aktivitas ekonomi di kawasan Jabodetabek.