Pewarta : Abd. Haris
Kabupaten Berau – Sebagai Pintu Gerbang Utama Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur, Bandara Kalimarau terus berdenyut aktif melayani perjalanan masyarakat. Hingga awal Juni 2026, suasana di lingkungan bandara yang terletak di Kecamatan Teluk Bayur ini terlihat ramai, namun pelayanan tetap berjalan efisien dan memberikan yang terbaik bagi setiap penumpang.
Berbagai kegiatan operasional, pelayanan, hingga pengembangan terus berjalan beriringan demi menjamin keselamatan serta kenyamanan seluruh pengguna jasa.
Arus Perjalanan Lancar dengan Pelayanan Prima
Setelah melewati puncak arus mudik dan balik Lebaran, pelayanan di Bandara Kalimarau tetap mempertahankan standar yang tinggi. Alur kedatangan maupun keberangkatan berjalan lancar tanpa gangguan berarti. Petugas senantiasa sigap melayani setiap tahap pemeriksaan dan pelayanan, sehingga penumpang merasa aman dan nyaman selama berada di lingkungan terminal.
Data hingga Maret 2026 mencatat jumlah penumpang yang melintasi bandara ini mencapai 82.406 orang secara kumulatif sejak awal tahun. Angka ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Saat ini, rute penerbangan yang dilayani meliputi tujuan Jakarta, Balikpapan, Surabaya, Makassar, serta rute baru Berau–Maratua yang beroperasi tiga kali seminggu untuk mendukung akses menuju kawasan wisata bahari yang menjadi kebanggaan Kalimantan Timur.
Suasana Penuh Haru Menyambut Kepulangan Jemaah Haji Berau
Momen yang paling dinanti-nanti kini telah tiba. Sebanyak 215 jemaah haji asal Kabupaten Berau mulai tiba secara bertahap di Bandara Kalimarau setelah selesai menunaikan ibadah di Tanah Suci Mekkah.
Suasana di sekitar terminal terasa haru dan penuh sukacita saat para jemaah yang pertama tiba melangkah keluar disambut langsung oleh keluarga, kerabat, serta pejabat daerah.
Pihak pengelola bandara telah menyiapkan jalur khusus dan pelayanan istimewa agar seluruh proses kedatangan berjalan lancar, nyaman, dan penuh penghormatan bagi para tamu Allah tersebut. Kegembiraan terpancar jelas dari wajah para jemaah yang akhirnya dapat bersatu kembali dengan orang terkasih di tanah kelahiran.
Pengawasan Kesehatan dan Keamanan Terus Ditingkatkan
Di tengah tingginya mobilitas dan kedatangan para jemaah, pihak bandara tetap menjaga kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit. Pengawasan kesehatan terhadap setiap penumpang yang tiba maupun berangkat terus dilakukan secara rutin.
Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab menjaga kesehatan masyarakat serta mencegah masuknya penyakit dari luar daerah ke wilayah Berau dan sekitarnya. Selain itu, petugas keamanan senantiasa berpatroli dan melakukan pemeriksaan ketat guna memastikan tidak ada benda berbahaya yang masuk ke area terlarang.
Pemeliharaan Fasilitas dan Rencana Pengembangan
Untuk menjamin keselamatan penerbangan, pemeliharaan fasilitas dilakukan secara berkala. Tim teknis rutin membersihkan benda asing di sepanjang landasan pacu serta memeriksa peralatan navigasi penerbangan secara menyeluruh.
Latihan keselamatan kerja pun digelar secara teratur guna meningkatkan kesiapan seluruh petugas dalam menghadapi berbagai kemungkinan keadaan darurat.
Ke depannya, Bandara Kalimarau juga tengah menyusun rencana pengembangan yang lebih besar. Salah satu langkah yang disiapkan adalah perpanjangan landasan pacu dari 2.250 meter menjadi 2.500 meter.
Peningkatan ini bertujuan agar bandara dapat melayani pesawat berbadan lebih besar, membuka peluang rute yang lebih luas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Berau dan Kalimantan Timur secara keseluruhan yang semakin pesat.
Secara keseluruhan, hingga hari ini Bandara Kalimarau tetap beroperasi dengan stabil dan penuh semangat. Berbagai kegiatan yang berlangsung menjadi bukti nyata peran penting bandara ini sebagai tulang punggung transportasi udara di Berau, yang senantiasa melayani masyarakat dengan aman, nyaman, dan andal.

