Pewarta : Abd. Haris
Banggai – Warga Desa Tombos, Kecamatan Peling Tengah, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, mengeluhkan kondisi pasokan Listrik yang kerap mengalami pemadaman berulang tanpa jadwal maupun pemberitahuan yang jelas.
Menurut sejumlah warga, Pemadaman Listrik terjadi hampir setiap hari dan berlangsung berulang kali dalam sehari. Kondisi tersebut dinilai sangat mengganggu aktivitas masyarakat, baik untuk kebutuhan rumah tangga, pendidikan, maupun usaha kecil yang bergantung pada ketersediaan listrik yang stabil.
Warga mengaku telah memenuhi kewajiban sebagai pelanggan dengan membayar tagihan Listrik maupun membeli token listrik tepat waktu sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, mereka menilai kualitas layanan yang diterima belum sebanding dengan kewajiban yang telah dipenuhi.
“Sebagai konsumen, kami selalu membayar listrik tepat waktu. Namun Listrik sering padam tanpa ada informasi yang jelas. Kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan sangat merugikan masyarakat,” ujar salah seorang warga.
Pemadaman yang terjadi terutama pada sore hingga malam hari membuat warga kesulitan menjalankan berbagai aktivitas karena penerangan tidak dapat diandalkan. Selain itu, gangguan listrik juga dikhawatirkan dapat berdampak pada kerusakan peralatan elektronik milik masyarakat.
Hingga saat ini, warga mengaku belum menerima penjelasan resmi terkait penyebab seringnya pemadaman maupun langkah konkret yang akan dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Masyarakat Desa Tombos berharap pihak terkait, khususnya PLN, segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jaringan listrik di wilayah tersebut. Warga juga meminta adanya perbaikan permanen agar pasokan listrik dapat kembali normal, stabil, dan sesuai dengan standar pelayanan yang diharapkan pelanggan.
“Kami berharap ada tindakan nyata dan solusi permanen. Listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang sangat penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari,” kata warga.
Warga berharap keluhan ini mendapat perhatian serius sehingga permasalahan pasokan listrik yang terjadi selama ini dapat segera diselesaikan.













