Pewarta : Abd Haris
Berau, Kalimantan Timur – Gagasan peningkatan status Bandara Kalimarau Kabupaten Berau menjadi Bandara Internasional kembali menguat dan kini mulai didorong secara resmi oleh para pemangku kepentingan. Langkah ini dinilai sangat penting guna membuka peluang masuknya wisatawan mancanegara secara langsung serta mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Abdulloh, menyampaikan dukungan penuh atas rencana peningkatan status tersebut. Menurutnya, langkah ini sangat strategis mengingat potensi besar yang dimiliki Kabupaten Berau, baik dari segi pariwisata maupun perdagangan.
Sementara itu, Kepala Badan Layanan Umum Unit Pengelola Bandara Udara (BLU UPBU) Kalimarau, Ferdinan Nurdin, menegaskan bahwa Berau memiliki sedikitnya empat destinasi wisata unggulan yang siap dipasarkan hingga ke kancah internasional. Apabila status internasional segera tercapai, perputaran ekonomi di wilayah ini diprediksi akan meningkat pesat.
“Dengan adanya status internasional, wisatawan mancanegara dapat langsung mendarat di Bandara Kalimarau tanpa harus singgah terlebih dahulu di bandara lain. Hal ini tentu akan memangkas biaya dan waktu perjalanan, sehingga daya tarik Berau semakin meningkat,” ujar Ferdinan.
Selain urusan pengembangan status, operasional penerbangan di Bandara Kalimarau pada tanggal 6 Agustus 2026 berjalan dalam kondisi lancar dan aman. Sejumlah maskapai penerbangan seperti Super Air Jet, Batik Air, AirAsia, Wings Air, dan Sriwijaya Air tetap melayani rute penerbangan sesuai jadwal yang ditetapkan. Tidak tercatat adanya gangguan atau kejadian luar biasa yang mengganggu kenyamanan dan keselamatan penerbangan maupun penumpang.
Hingga saat ini, pembahasan teknis dan administrasi terkait peningkatan status masih terus dikomunikasikan antara pemerintah daerah, pengelola bandara, serta instansi terkait di tingkat pusat.
Masyarakat berharap dorongan ini segera ditindaklanjuti dengan langkah nyata, sehingga Bandara Kalimarau dapat segera melayani penerbangan langsung ke luar negeri dan membawa dampak positif yang lebih luas bagi kemajuan Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.













