Pewarta : Fadhel
Kota Sukabumi – Pemerintah Kota Sukabumi mendorong generasi muda menembus pasar kerja internasional sebagai bagian dari upaya menekan pengangguran dan kemiskinan.
Langkah itu diwujudkan dengan keberangkatan Fajril Lawam Rahadi, mahasiswa Politeknik Sukabumi, ke Taiwan untuk menjalani program magang selama sekitar 1,5 tahun di Hotel Sheraton, Selasa (11/8/2026).
Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah membuka akses pengalaman dan peluang kerja internasional bagi anak muda Sukabumi.
“Ini adalah komitmen agar mahasiswa dari Sukabumi, khususnya dari Politeknik, bisa magang di luar negeri, termasuk di Taiwan,” kata Ayep.
Menurutnya, program magang diharapkan menjadi pintu masuk bagi peserta untuk melanjutkan karier di Taiwan setelah menyelesaikan program.
“Kalau siswa bisa sukses di luar negeri, tentu akan mengurangi pengangguran dan kemiskinan ekstrem, bahkan berpotensi mendatangkan devisa ke daerah,” ujarnya.
Fajril mengatakan kesempatan tersebut akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kompetensi dan pengalaman kerja internasional.
“Magang internasional menjadi kesempatan untuk menghadapi persaingan dunia kerja global,” ujar Fajril sebelum bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta.
Fajril diberangkatkan dan diantar langsung pimpinan Politeknik Sukabumi, Nur Fauzi Soelaiman, S.T., M.Kom., bersama staf.
Politeknik Sukabumi berharap pengalaman kerja di Taiwan dapat memperkuat kompetensi Fajril sekaligus menjadi bekal memasuki pasar kerja internasional.
Selain program magang, Pemkot Sukabumi juga memperluas akses pendidikan tinggi melalui Program Beasiswa Bercahaya. Program tersebut memberikan dukungan pembiayaan bagi mahasiswa Kota Sukabumi untuk melanjutkan pendidikan perguruan tinggi.
Pemkot Sukabumi menilai penguatan pendidikan, kompetensi, dan akses kerja menjadi bagian penting dalam menekan pengangguran sekaligus meningkatkan daya saing generasi muda.













