Pendidikan

Program Kejar Target Nol Anak Putus Sekolah, Disdik Berau Gerak Cepat Jemput Bola Anak Tidak Sekolah

adminsigiku.com
×

Program Kejar Target Nol Anak Putus Sekolah, Disdik Berau Gerak Cepat Jemput Bola Anak Tidak Sekolah

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Abd. Haris

Kab.Berau, Kalimantan Timur – Dinas Pendidikan Kabupaten Berau di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Pendidikan Hj. Mardiatul Idalisah, S.Pd., MM. terus berkomitmen penuh menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) hingga mendekati nol di seluruh wilayah Kabupaten Berau. Langkah ini menjadi salah satu program prioritas utama demi menjamin hak pendidikan bagi setiap anak tanpa terkecuali.

Program bertajuk “Nol Anak Putus Sekolah” ini berfokus pada penanganan menyeluruh terhadap anak – anak yang berhenti bersekolah atau belum pernah mengenyam pendidikan formal, khususnya di wilayah-wilayah yang memiliki angka ATS lebih tinggi.

Pendekatan “Jemput Bola” ke Seluruh Penjuru Berau

Tim Dinas Pendidikan bergerak aktif turun langsung ke lapangan, menjangkau kampung-kampung terpencil, wilayah pesisir, hingga pedalaman. Pendekatan ini dilakukan untuk mendata secara akurat jumlah anak yang putus sekolah, sekaligus berkomunikasi langsung dengan orang tua dan tokoh masyarakat agar anak-anak tersebut kembali ke bangku sekolah.

Sistem Belajar Hybrid, Solusi Bagi Anak yang Terhalau Jarak & Waktu

Disdik Berau juga menerapkan sistem belajar hybrid yang memberikan fleksibilitas bagi anak yang tidak bisa hadir ke sekolah secara rutin. Melalui sistem ini, anak tetap dapat mengikuti pembelajaran dan memperoleh pendidikan yang layak tanpa terhalang jarak maupun kondisi tertentu.

Desa Binaan Pendidikan Kesetaraan di Tiga Kampung Pesisir

Tiga kampung pesisir menjadi fokus utama pelaksanaan Program Desa Binaan Pendidikan Kesetaraan, yaitu Kampung Biduk-Biduk, Kampung Giring-Giring, dan Kampung Teluk Sulaiman.

Di ketiga wilayah ini, Dinas Pendidikan memperkuat jalur pendidikan kesetaraan, Paket A setara SD, Paket B setara SMP, hingga Paket C setara SMA agar anak yang putus sekolah tetap berkesempatan memperoleh ijazah dan peluang masa depan yang lebih baik.

Sinergi Lintas Sektor Kunci Keberhasilan
Keberhasilan program ini tidak dilakukan sendiri. Dinas Pendidikan menjalin kerja sama erat dengan seluruh unsur pemerintahan mulai dari Camat, Kepala Desa, Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, hingga para orang tua. Semua pihak diajak bersinergi untuk memantau dan memastikan tidak ada satu pun anak di wilayahnya yang terputus dari pendidikan.

Status Terkini : Berjalan Aktif di 13 Kecamatan

Hingga pertengahan Agustus 2026, program ini telah berjalan aktif di seluruh 13 kecamatan di Kabupaten Berau. Pemutakhiran data terus dilakukan secara berkala, sementara pendekatan kepada keluarga anak-anak yang belum bersekolah terus digencarkan agar target nol anak putus sekolah dapat segera tercapai.

Kepala Dinas Pendidikan Kab. Berau, Hj. Mardiatul Idalisah, S.Pd., MM. menegaskan bahwa setiap anak berhak atas pendidikan yang layak, dan Dinas Pendidikan akan terus berupaya semaksimal mungkin agar tidak ada satu pun anak di Berau yang tertinggal.